UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Determination of Curcuminoid Content in Powdered Herbal Medicine Containing Turmeric Rhizome (Curcuma domestica Val.) Circulating in Medan City / Penetapan Kadar Kurkuminoid Dalam Jamu Serbuk Yang Mengandung Simplisia Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) yang Beredar di Kota Medan

Siregar, Muhammad Alfariz Baihaqi dan Harun, Fathur Rahman dan Ridwanto, Ridwanto dan Daulay, Anny Sartika (2026) Determination of Curcuminoid Content in Powdered Herbal Medicine Containing Turmeric Rhizome (Curcuma domestica Val.) Circulating in Medan City / Penetapan Kadar Kurkuminoid Dalam Jamu Serbuk Yang Mengandung Simplisia Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) yang Beredar di Kota Medan. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 695-705.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background: Kunir asem herbal medicine is a traditional beverage widely consumed by the community to relieve menstrual pain due to the content of turmeric (Curcuma domestica Val.) which contains active compounds with analgesic, antipyretic, and anti-inflammatory properties. However, information regarding curcuminoid levels in powdered herbal medicine products circulating in the community remains limited, particularly in Medan City. Objective: This study aimed to identify the presence of curcuminoids in powdered herbal medicine containing turmeric rhizome circulating in Medan City and to determine the compliance of their levels with quality requirements according to the Indonesian Herbal Pharmacopoeia Second Edition 2017. Methods: A total of 10 samples of powdered herbal medicine containing turmeric rhizome were collected from five sub-districts in Medan City (Medan Johor, Patumbak, Deli Tua, Medan Baru, and Medan Polonia) using simple random sampling technique. Sample extraction was carried out by maceration using 96% ethanol solvent. Qualitative analysis of curcuminoids was performed using Thin Layer Chromatography (TLC) method with chloroform:methanol (95:5) as mobile phase and curcumin standard as comparison. Determination of curcuminoid levels was conducted using UV-Vis Spectrophotometry method at a maximum wavelength of 425 nm. Results: Qualitative analysis results showed that all samples were positive for curcuminoids, indicated by Rf values close to or equal to the Rf value of curcumin standard (0.78), ranging from 0.76-0.82. The quantitative analysis results showed that among the ten samples tested, three samples (SJ-A 0.66%, SJ-B 0.29%, and SJ-I 0.28%) had curcuminoid levels below the minimum requirement, while seven other samples (SJ-C 5.73%, SJ-D 7.50%, SJ-E 9.13%, SJ-F 5.94%, SJ-G 4.66%, SJ-H 8.02%, and SJ-J 6.07%) met the requirements. Conclusion: All samples of powdered herbal medicine containing turmeric rhizome circulating in Medan City were positive for curcuminoids; however, three out of ten samples (30%) did not meet the quality requirements for curcuminoid levels according to the Indonesian Herbal Pharmacopoeia Second Edition 2017, which specifies not less than 3.82%. This indicates the need for more stringent quality control of herbal medicine products circulating in the community.

Jamu merupakan minuman tradisional yang umum ditemui di masyarakat. Jamu yang sering dikonsumsi Latar Belakang: Jamu kunir asem merupakan minuman tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat untuk meredakan nyeri menstruasi karena kandungan kunyit (Curcuma domestica Val.) yang memiliki senyawa aktif berkhasiat sebagai analgetika, antipiretika, dan antiinflamasi. Namun, informasi mengenai kadar kurkuminoid dalam produk jamu serbuk yang beredar di masyarakat masih terbatas, khususnya di Kota Medan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan kurkuminoid dalam jamu serbuk yang mengandung simplisia rimpang kunyit yang beredar di Kota Medan serta menentukan kesesuaian kadarnya dengan persyaratan mutu menurut Farmakope Herbal Indonesia Edisi II Tahun 2017. Metode: Sebanyak 10 sampel jamu serbuk yang mengandung rimpang kunyit dikumpulkan dari lima kecamatan di Kota Medan (Medan Johor, Patumbak, Deli Tua, Medan Baru, dan Medan Polonia) menggunakan teknik simple random sampling. Ekstraksi sampel dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Analisis kualitatif kurkuminoid dilakukan dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan fase gerak kloroform:metanol (95:5) dan pembanding baku kurkumin. Penetapan kadar kurkuminoid dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 425 nm. Hasil: Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa seluruh sampel positif mengandung kurkuminoid yang ditandai dengan nilai Rf mendekati atau sama dengan nilai Rf standar kurkumin (0,78), yaitu berkisar antara 0,76-0,82. Hasil penetapan kadar menunjukkan bahwa dari sepuluh sampel yang diuji, tiga sampel (SJ-A 0,66%, SJ-B 0,29%, dan SJ-I 0,28%) memiliki kadar kurkuminoid di bawah persyaratan minimal, sementara tujuh sampel lainnya (SJ-C 5,73%, SJ-D 7,50%, SJ-E 9,13%, SJ-F 5,94%, SJ-G 4,66%, SJ-H 8,02%, dan SJ-J 6,07%) memenuhi persyaratan. Kesimpulan: Seluruh sampel jamu serbuk yang mengandung rimpang kunyit yang beredar di Kota Medan positif mengandung kurkuminoid, namun tiga dari sepuluh sampel (30%) tidak memenuhi persyaratan mutu kadar kurkuminoid sesuai Farmakope Herbal Indonesia Edisi II Tahun 2017 yaitu tidak kurang dari 3,82%. Hal ini mengindikasikan perlunya pengawasan mutu yang lebih ketat terhadap produk jamu yang beredar di masyarakat.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1485 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Muhammad Alfariz Baihaqi Siregar, Fathur Rahman Harun , Ridwanto Ridwanto, Anny Sartika Daulay ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 695-705; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 695-705; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1383

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang