Gloria, Fransisca dan Setyowati, Anik dan Wibowo, Anisa Devi Kharisma dan Alfarizi, Gilang Rizki (2026) Application of EOQ, EOI, and ROP Methods in Pharmaceutical Procurement Management: A Case Study at Berkah Dalem 2 Pharmacy, Semarang Regency / Penerapan Metode EOQ, EOI, dan ROP dalam Manajemen Pengadaan Obat: Studi Kasus di Apotek Berkah Dalem 2 Kabupaten Semarang. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2639-2647.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background. Pharmacies play an important role in health services by providing quality and safe drugs, but uneven drug stocks still cause shortages and excess drug supplies, this is the main challenge. Purpose. This study aims to analyze drug planning and procurement at Berkah Dalem 2 Pharmacy using the Economic Order Quantity (EOQ), Economic Quantity Interval (EOI), and Reorder Point (ROP) methods. Analysis results. The EOQ method shows that the economic order quantity for Cataflam 50 mg tablets is 48 tablets, while for Zoralin tablets it is 118 tablets. The EOQ method can save costs by 9% per month. The ordering interval based on the EOI method for Cataflam tablets is 22 days and for Zoralin tablets is 30 days, with ROP of 4 tablets and 6 tablets, respectively. Analysis using SPSS shows a significant relationship between the EOQ value and the usage value, indicating that the higher the EOQ value, the higher the usage value (p <0.05). These findings emphasize the importance of effective medication stock management to improve efficiency and patient satisfaction in pharmacies. This research has no conflicts of interest and was not funded.
Latar belakang.Apotek berperan penting dalam pelayanan kesehatan dengan menyediakan obat yang berkualitas dan aman, namun ketidakmerataan stok obat masih menyebabkan kekosongan dan kelebihan persediaan obat, hal inilah menjadi tantangan utama. Tujuan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan dan pengadaan obat di Apotek Berkah Dalem 2 menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), Economic Quantity Interval (EOI), dan Reorder Point (ROP). Hasil analisis.Metode EOQ menunjukkan jumlah pemesanan ekonomis untuk Cataflam tablet 50 mg adalah 48 tablet, sedangkan untuk Zoralin tablet adalah 118 tablet. Metode EOQ dapat mengemat biaya sebesar 9% per bulan sebesar Rp42.185,21. Interval pemesanan berdasarkan metode EOI untuk Cataflam tablet adalah 22 hari dan untuk Zoralin tablet adalah 30 hari, dengan ROP masing-masing 4 tablet dan 6 tablet. Analisis menggunakan SPSS menunjukkan hubungan yang signifikan antara nilai EOQ dengan nilai pemakaian, menunjukkan dimana semakin tinngi nilai EOQ maka nilai pamakaian semakin tinggi (p < 0,05). Temuan ini menekankan pentingnya manajemen pengendalian stok obat yang efektif untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien di Apotek. Penelitian ini tidak ada konflik kepentingan dan tidak didanai.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1468 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Fransisca Gloria , Anik Setyowati , Anisa Devi Kharisma Wibowo , Gilang Rizki Alfarizi ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2639-2647; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2639-2647; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1374 |

