Candrika, Candrika dan Fauzi, Ziza Putri Aisyia dan Puteri, Cut Intan Annisa dan Damanik, Ferina Septiani dan Utami, Dinda Sari dan Hartini, Putri Tri (2026) Senggani Leaf Extract-Based Gel Facial Wash: A Herbal Innovation for Anti-Acne Therapy Targeting Cutibacterium acnes / Gel Pembersih Wajah Berbasis Ekstrak Daun Sengani: Inovasi Herbal untuk Terapi Anti-Jerawat yang Menargetkan Cutibacterium acnes. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 783-796.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Senggani is a traditional Asian plant commonly used as an alternative medicine, particularly in Indonesia. The leaves of the senggani plant contain secondary metabolites, including tannins, alkaloids, flavonoids, and saponins. Among these, tannins and flavonoids are believed to have antibacterial properties. This study investigates whether a facial wash gel made from the ethanol extract of senggani leaves possesses stable properties and meets established standards. Additionally, the study aims to evaluate its antibacterial activity against Cutibacterium acnes, the bacteria responsible for acne. A maceration method with 70% ethanol was used to prepare the ethanol extract from senggani leaves. This extract was then formulated into a facial wash gel using carbopol polymer at 5%, 7.5%, and 10%, followed by tests to assess its antibacterial activity. The antibacterial activity was determined using the disc diffusion method at the same concentrations. The results indicated that the diameter of the bacterial inhibition zone was 9.93 mm at 5%, 11.66 mm at 7.5%, and 13.93 mm at 10%. The gel preparation of the ethanol extract from senggani leaves demonstrated stable properties, with physical stability evaluations confirming compliance with the quality standards for facial washes set by Indonesian national regulations. Furthermore, the senggani leaf ethanol extract gel effectively inhibited the growth of Cutibacterium acnes, indicating its potential as an effective face wash.
Senggani adalah tanaman tradisional Asia yang umum digunakan sebagai pengobatan alternatif, khususnya di Indonesia. Daun tanaman senggani mengandung metabolit sekunder, termasuk tanin, alkaloid, flavonoid, dan saponin. Di antara metabolit tersebut, tanin dan flavonoid diyakini memiliki sifat antibakteri. Studi ini menyelidiki apakah gel pembersih wajah yang terbuat dari ekstrak etanol daun senggani memiliki sifat yang stabil dan memenuhi standar yang ditetapkan. Selain itu, studi ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Cutibacterium acnes, bakteri penyebab jerawat. Metode maserasi menggunakan pelarut 70% digunakan untuk menyiapkan ekstrak etanol dari daun senggani. Ekstrak ini kemudian diformulasikan menjadi gel pembersih wajah menggunakan polimer karbopol pada konsentrasi 5%, 7,5%, dan 10%, diikuti dengan pengujian untuk menilai aktivitas antibakterinya. Aktivitas antibakteri ditentukan menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter zona inhibisi bakteri adalah 9,93 mm pada konsentrasi 5%, 11,66 mm pada 7,5%, dan 13,93 mm pada 10%. Sediaan gel ekstrak etanol daun senggani menunjukkan sifat yang stabil, dengan evaluasi stabilitas fisik yang mengonfirmasi bahwa produk ini sesuai dengan standar kualitas sabun cuci muka sebagaimana ditetapkan oleh peraturan nasional Indonesia. Lebih lanjut, gel ekstrak etanol daun senggani efektif menghambat pertumbuhan Cutibacterium acnes, menunjukkan potensinya sebagai sabun cuci muka yang efektif.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1454 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Candrika, Ziza Putri Aisyia Fauzi, Cut Intan Annisa Puteri, Ferina Septiani Damanik, Dinda Sari Utami, Putri Tri Hartini; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 783-796; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 783-796; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1370 |

