UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Effectiveness Test of Arumanis Mango Leaf Ointment (Mangifera indica L.) on Incised Wounds in Alloxan-Induced Male White Mice (Mus musculus) / Uji Efektivitas Sedian Salep Daun Mangga Arumanis (Magnifera Indical L.) Terhadap Luka Sayat Mencit Putih (Mus musculus) Jantan Yang Diinduksi Aloksan

Lubis, Yerly Ramadani dan Ginting, Astriani Natalia Br dan Bangar, Roy Indrianto (2026) Effectiveness Test of Arumanis Mango Leaf Ointment (Mangifera indica L.) on Incised Wounds in Alloxan-Induced Male White Mice (Mus musculus) / Uji Efektivitas Sedian Salep Daun Mangga Arumanis (Magnifera Indical L.) Terhadap Luka Sayat Mencit Putih (Mus musculus) Jantan Yang Diinduksi Aloksan. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1517-1527.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background: Diabetes mellitus is a major risk factor for impaired wound healing. Conventional treatments are often expensive and carry a risk of side effects, necessitating the development of safe and effective topical therapy alternatives from natural ingredients. Arumanis mango leaves (Mangifera indica L.) are reported to contain bioactive compounds such as mangiferin and flavonoids, which have potential in the tissue regeneration process. Objective: To determine the effectiveness of an arumanis mango leaf extract ointment on the healing of incision wounds in male mice with alloxan-induced diabetes. Methods: This laboratory experimental study used 30 male BALB/c mice divided into 6 groups: normal, diabetic without treatment, diabetic with base ointment, and three diabetic groups treated with mango leaf extract ointment (concentrations of 5%, 10%, 15%). Diabetes was induced via intraperitoneal alloxan injection. Aseptic incision wounds were created on the mice's backs and topically treated with the ointment once daily for 14 days. Wound diameter and blood glucose levels were measured periodically. Data were analyzed statistically. Results: Groups treated with mango leaf extract ointment (10% and 15% concentrations) showed faster and complete wound healing (100%) by day 14, which was not significantly different from the normal group and was markedly better than the untreated diabetic group (39%). However, no significant reduction in blood glucose levels was observed in any diabetic group throughout the study. Conclusion: The arumanis mango leaf extract ointment is effective topically in accelerating incision wound healing in diabetic mice, without demonstrating systemic antihyperglycemic effects. This effect is presumed to be mediated by bioactive compounds acting locally at the wound site.

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan faktor risiko utama gangguan penyembuhan luka. Pengobatan konvensional seringkali mahal dan berisiko efek samping, sehingga perlu dikembangkan alternatif terapi topikal berbahan alam yang aman dan efektif. Daun mangga arumanis (Mangifera indica L.) dilaporkan mengandung senyawa bioaktif seperti mangiferin dan flavonoid yang berpotensi dalam proses regenerasi jaringan. Tujuan: Mengetahui efektivitas sediaan salep ekstrak daun mangga arumanis terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit jantan yang diinduksi diabetes oleh aloksan. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium menggunakan 30 ekor mencit jantan galur BALB/c yang dibagi menjadi 6 kelompok: normal, diabetes tanpa perlakuan, diabetes dengan salep basis, dan tiga kelompok diabetes dengan salep ekstrak daun mangga (konsentrasi 5%, 10%, 15%). Diabetes diinduksi dengan aloksan intraperitoneal. Luka sayat dibuat secara aseptik pada punggung mencit, kemudian diolesi salep sekali sehari selama 14 hari. Diameter luka dan kadar glukosa darah diukur secara berkala. Data dianalisis secara statistik. Hasil: Kelompok yang diolesi salep ekstrak daun mangga (konsentrasi 10% dan 15%) menunjukkan penyembuhan luka yang lebih cepat dan sempurna (100%) pada hari ke-14, tidak berbeda signifikan dengan kelompok normal, dan jauh lebih baik dibandingkan kelompok diabetes tanpa perlakuan (39%). Namun, tidak terdapat penurunan kadar glukosa darah yang signifikan pada semua kelompok diabetes selama penelitian. Kesimpulan: Sediaan salep ekstrak daun mangga arumanis efektif secara topikal dalam mempercepat penyembuhan luka sayat pada mencit diabetes, tanpa menunjukkan efek antihiperglikemik sistemik. Efek ini diduga dimediasi oleh senyawa bioaktif yang bekerja secara lokal di area luka.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1321 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Yerly Ramadani Lubis, Astriani Natalia Br Ginting , Roy Indrianto Bangar ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1517-1527; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1517-1527; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1324

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang