UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Optimization of Anti-Acne Patch Formula from ambon banana stem extract with HPMC-Chitosan Using Simplex Lattice Design / Optimasi Formula Patch Anti Jerawat Dari Ekstrak Batang Pisang Ambon dengan HPMC-Kitosan menggunakan Simplex Lattice Design

Fardanu, Arvian Rifky dan Suprapto, Suprapto (2026) Optimization of Anti-Acne Patch Formula from ambon banana stem extract with HPMC-Chitosan Using Simplex Lattice Design / Optimasi Formula Patch Anti Jerawat Dari Ekstrak Batang Pisang Ambon dengan HPMC-Kitosan menggunakan Simplex Lattice Design. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 184-194.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Acne is a chronic inflammatory skin disease involving sebaceous gland hyperactivity, abnormal follicular keratinization, excessive bacterial colonization, immune response, and inflammation. The main causes include pore obstruction due to excess sebum, with Cutibacterium acnes as the dominant bacteria. Increasing concerns about the side effects of chemical drugs and antibiotic resistance encourage the development of safer and more sustainable natural treatments. Ambon banana stem (Musa paradisiaca var. sapientum) contains bioactive compounds such as tannins, saponins, and flavonoids that exhibit antibacterial, anti-inflammatory, and antioxidant activities. This study aims to optimize the anti-acne patch formula from Ambon banana stem extract using hydroxypropyl methylcellulose (HPMC) and chitosan polymers through simplex lattice design (SLD) in Design-Expert® v.13. Eight formulas were made and evaluated for their physical properties, including weight uniformity, thickness, pH, moisture absorption, folding resistance, and swelling index. The optimal formula was obtained in a combination of 4 g HPMC and 0.5 g chitosan with a desirability value of 0.645. The results of the optimal formula validation with a paired t-test showed no significant differences in the formula except for pH. The Ambon banana tree stem extract patch produced an inhibition zone of 13 ± 0.5 mm against Cutibacterium acnes with a strong category although lower than the pure extract (19.03 mm) and clindamycin control (21.17 mm). This patch offers controlled drug release, ease of use without contamination, and increased patient compliance, making it an effective alternative natural acne treatment.

Jerawat muncul sebagai penyakit kulit inflamasi kronis yang melibatkan hiperaktivitas kelenjar sebaceous, keratinisasi folikel abnormal, kolonisasi bakteri berlebih, respons imun, dan peradangan. Penyebab utama mencakup obstruksi pori akibat sebum berlebih, dengan Cutibacterium acnes sebagai bakteri dominan. Meningkatnya kekhawatiran terhadap efek samping obat kimia dan resistensi antibiotik mendorong pengembangan pengobatan alami yang lebih aman dan berkelanjutan. Batang pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum), mengandung senyawa bioaktif seperti tanin, saponin, dan flavonoid yang menunjukkan aktivitas antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi formula patch anti-jerawat dari ekstrak batang pisang ambon menggunakan polimer hidroksipropil metilselulosa (HPMC) dan kitosan melalui simplex lattice design (SLD) pada Design-Expert® v.13. Delapan formula dibuat dan dievaluasi sifat fisiknya, meliputi keseragaman bobot, ketebalan, pH, daya serap lembab, ketahanan lipat, dan swelling index. Formula optimal diperoleh pada kombinasi HPMC 4 g dan kitosan 0.5 g dengan nilai desirability sebesar 0.645. Hasil validasi formula optimal dengan uji t berpasangan menunjukkan formula tidak ada perbedaan signifikan kecuali pH. Patch ekstrak batang pohon pisang ambon menghasilkan zona hambat 13 ± 0,5 mm terhadap Cutibacterium acnes dengan kategori kuat meskipun lebih rendah daripada ekstrak murni (19.03 mm) dan kontrol klindamisin (21.17 mm).  Patch ini menawarkan pelepasan obat terkendali, kemudahan penggunaan tanpa kontaminasi, dan peningkatan kepatuhan pasien, menjadikannya alternatif efektif pengobatan jerawat alami.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1289 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Arvian Rifky Fardanu , Suprapto; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 184-194; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 184-194; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1311

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang