Pitaloka, Kadek Ayu Intan dan Wardana, I Nyoman Gede dan Sumardika, I Wayan dan Widhiartini, Ida Ayu Alit (2026) Pharmacological Effects of Cleome gynandra L. Leaves Extract: A Systematic Review / Efek Farmakologis Ekstrak Daun Cleome gynandra L. : Sebuah Tinjauan Sistematis. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 750-758.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: Cleome gynandra L. is a leafy medicinal plant widely used in traditional medicine across Asia and Africa. Although its rich phytochemical profile has attracted growing scientific interest, the existing evidence on its pharmacological effects remains fragmented and inconsistent across studies. Objective: This systematic review aims to synthesize and critically evaluate the pharmacological effects of C. gynandra leaf extract reported over the past decade. Methods: A systematic literature search was conducted in PubMed, ScienceDirect, and Medline for articles published between January 2016 and December 2025, following the PRISMA guidelines. Studies reporting the pharmacological activities of C. gynandra leaf extract using in vitro or in vivo approaches were included. Data extraction and quality assessment were performed independently by two reviewers. Results: A total of seven studies met the inclusion criteria. The findings consistently demonstrated that C. gynandra leaf extract possesses antioxidant, antibacterial, anticancer, hepatoprotective, and antimalarial activities, which are largely attributed to its diverse phytochemical constituents, including flavonoids, phenolic compounds, and triterpenoids. However, substantial heterogeneity was observed across studies in terms of extraction methods, experimental designs, dosage regimens, and outcome parameters. All available evidence remains at the preclinical stage, with no clinical trials identified. Conclusion: The current evidence suggests that C. gynandra leaf extract exhibits promising pharmacological potential. Nevertheless, the high degree of methodological variability and the absence of clinical studies preclude definitive conclusions regarding its therapeutic efficacy and safety. Future research should prioritize standardized methodologies, mechanistic investigations, and well-designed clinical trials to validate the medicinal value of this plant.
Latar Belakang: Cleome gynandra L. merupakan tanaman obat berdaun yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional di Asia dan Afrika. Meskipun profil fitokimianya yang kaya telah menarik perhatian ilmiah, bukti mengenai efek farmakologisnya masih terfragmentasi dan tidak konsisten antarpenelitian. Tujuan: Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mensintesis dan mengevaluasi secara kritis efek farmakologis ekstrak daun C. gynandra yang dilaporkan dalam dekade terakhir. Metode: Pencarian literatur sistematis dilakukan melalui basis data PubMed, ScienceDirect, dan Medline untuk artikel yang diterbitkan antara Januari 2016 hingga Desember 2025, mengikuti pedoman PRISMA. Studi yang melaporkan aktivitas farmakologis ekstrak daun C. gynandra dengan pendekatan in vitro maupun in vivo disertakan. Ekstraksi data dan penilaian kualitas dilakukan secara independen oleh dua peninjau. Hasil: Sebanyak tujuh studi memenuhi kriteria inklusi. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa ekstrak daun C. gynandra secara konsisten memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, antikanker, hepatoprotektif, dan antimalaria yang sebagian besar disebabkan oleh kandungan fitokimia seperti flavonoid, senyawa fenolik, dan triterpenoid. Namun, heterogenitas yang cukup tinggi ditemukan dalam hal metode ekstraksi, rancangan eksperimen, regimen dosis, maupun parameter luaran. Seluruh bukti yang ada masih berada pada tahap praklinis dan tidak ditemukan uji klinis. Kesimpulan: Bukti yang tersedia menunjukkan bahwa ekstrak daun C. gynandra memiliki potensi farmakologis yang menjanjikan. Kendati demikian, tingginya variabilitas metodologis dan tidak adanya studi klinis menyebabkan belum dapat ditarik kesimpulan yang definitif mengenai khasiat terapeutik dan keamanannya. Penelitian ke depan perlu memprioritaskan standardisasi metode, investigasi mekanisme kerja, serta uji klinis yang dirancang dengan baik untuk memvalidasi nilai medicinal tanaman ini.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1287 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Kadek Ayu Intan Pitaloka, I Nyoman Gede Wardana, I Wayan Sumardika, Ida Ayu Alit Widhiartini; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 750-758; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 750-758; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1310 |

