Perangin-angin, Arihta Sri dan Harahap, Urip dan Dalimunthe, Aminah (2026) Effectiveness of Two Medication Therapy Management (MTM) Intervention Models in Improving Knowledge, Adherence, and Clinical Outcomes of Hypertension Patients / Efektivitas Dua Model Intervensi Medication Therapy Management (MTM) dalam Meningkatkan Pengetahuan, Kepatuhan, dan Luaran Klinis pada Pasien Hipertensi. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 896-905.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Hypertension is a major contributor to morbidity and mortality in Indonesia and worldwide. The success of hypertension therapy is strongly influenced by patient knowledge and medication adherence. The 2023 Indonesian Health Survey reported a hypertension prevalence of 30.6% among adults, with a prevalence of 24.4% in North Sumatra. Medication Therapy Management (MTM) represents a strategic approach to optimizing hypertension treatment outcomes. This study aimed to evaluate two MTM intervention models—direct interaction and audio-visual—and assess their effects on knowledge, medication adherence, and clinical outcomes among hypertensive patients at the Aviati Clinic, Medan. This quasi-experimental comparative study employed a three-group pretest–posttest design involving 126 hypertensive patients. Participants were allocated into a control group receiving usual care without structured education, a direct interaction MTM group, and an audio-visual MTM group. Patient knowledge was assessed using the HKLS questionnaire, adherence was measured using the MARS-5 questionnaire, and clinical outcomes were evaluated through blood pressure measurements. Data were analyzed using the Kruskal–Wallis test followed by Bonferroni post hoc analysis. The results demonstrated that both MTM intervention models significantly improved knowledge, medication adherence, and clinical outcomes compared with the control group (p < 0.001). Although both intervention groups were effective, the direct interaction MTM model produced a greater reduction in systolic blood pressure than the audio-visual intervention. These findings indicate that structured MTM interventions, particularly those delivered through direct interaction, are effective in improving therapeutic outcomes in patients with hypertension.
Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama peningkatan morbiditas dan mortalitas di Indonesia maupun secara global. Keberhasilan terapi hipertensi sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan adherensi pengobatan pasien. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 30,6% pada populasi dewasa, dengan prevalensi 24,4% di Provinsi Sumatera Utara. Medication Therapy Management (MTM) merupakan pendekatan strategis dalam mengoptimalkan luaran terapi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dua model intervensi MTM, yaitu interaksi langsung dan audio-visual, serta menilai pengaruhnya terhadap pengetahuan, adherensi pengobatan, dan luaran klinis pada pasien hipertensi di Klinik Aviati Medan. Penelitian ini merupakan studi komparatif kuasi-eksperimental dengan desain tiga kelompok pretest–posttest yang melibatkan 126 pasien hipertensi. Kelompok kontrol menerima pelayanan rutin tanpa edukasi terstruktur, sedangkan kelompok intervensi menerima MTM melalui interaksi langsung atau media audio-visual. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner HKLS, adherensi pengobatan menggunakan kuesioner MARS-5, dan luaran klinis dinilai melalui pengukuran tekanan darah. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal–Wallis yang dilanjutkan dengan uji post hoc Bonferroni.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model intervensi MTM secara signifikan meningkatkan pengetahuan, adherensi pengobatan, dan luaran klinis dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,001). Meskipun kedua intervensi efektif, intervensi MTM melalui interaksi langsung menghasilkan penurunan tekanan darah sistolik yang lebih besar dibandingkan intervensi audio-visual. Dengan demikian, penerapan MTM terstruktur, khususnya melalui interaksi langsung, terbukti efektif dalam meningkatkan hasil terapi pasien hipertensi.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1274 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Arihta Sri Perangin-angin, Urip Harahap , Aminah Dalimunthe ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 896-905; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 896-905; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1302 |

