Oktaviansyah, Achmad Dwityanto dan Prasetyo, Muhammad Luthfi dan Mutmainah, Nurul (2026) Comparison of the Effectiveness of Direct Counseling and Leaflet Distribution Methods in Increasing Knowledge about Drug Abuse among Adolescents / Perbandingan Efektivitas Metode Penyuluhan Langsung dan Pemberian Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan tentang Narkoba pada Remaja. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 957-964.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: Drug abuse among adolescents is a serious public health problem. Health communication strategies such as direct counseling and leaflet distribution are commonly used, yet their comparative effectiveness remains underexplored. Objective: To compare the effectiveness of direct counseling versus leaflet distribution in improving adolescents’ knowledge about drug abuse. Methods: This experimental study used a two-group pre-test post-test design involving 62 adolescents at Mandhanisiwi Orphanage, Purbalingga. Group I (n=31) received direct interactive counseling (100 minutes), while Group II (n=31) received leaflets (100 minutes self-study). Knowledge was measured using a validated 20-item true-false questionnaire. Data were analyzed using Wilcoxon and Mann-Whitney tests. Results: Both groups showed significant knowledge improvement after intervention (p=0.000 for Group I; p=0.001 for Group II). The mean post-test score of Group I (80.81±7.86) was significantly higher than that of Group II (74.35±10.78) with p=0.022 (Mann-Whitney). Conclusion: Direct counseling is more effective than leaflet distribution in improving adolescents’ knowledge about drug abuse prevention. This method is recommended as the primary educational strategy in school- or community-based drug prevention programs.
Latar Belakang: Penyalahgunaan narkoba pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius. Strategi komunikasi kesehatan seperti penyuluhan langsung dan pemberian leaflet sering digunakan, namun efektivitas komparatifnya belum banyak dikaji. Tujuan: Membandingkan efektivitas metode penyuluhan langsung dan pemberian leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya narkoba. Metode: Penelitian eksperimental dengan rancangan two-group pre-test post-test pada 62 remaja di Panti Asuhan Mandhanisiwi Purbalingga. Kelompok I (n=31) mendapat penyuluhan langsung (ceramah interaktif 100 menit), kelompok II (n=31) mendapat leaflet (100 menit mandiri). Pengetahuan diukur dengan kuesioner 20 butir benar-salah (valid dan reliabel). Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Kedua kelompok menunjukkan peningkatan pengetahuan bermakna setelah intervensi (p=0,000 untuk kelompok I; p=0,001 untuk kelompok II). Rerata nilai post-test kelompok I (80,81±7,86) lebih tinggi secara signifikan dibanding kelompok II (74,35±10,78) dengan p=0,022 (Mann-Whitney). Kesimpulan: Penyuluhan langsung lebih efektif daripada pemberian leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba. Metode ini direkomendasikan sebagai strategi utama edukasi dalam program pencegahan narkoba pada remaja.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1263 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Achmad Dwityanto Oktaviansyah, Muhammad Luthfi Prasetyo, Nurul Mutmainah; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 957-964; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 957-964; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1297 |

