Hidayatullah, Muhammad dan Abdurrahman, Abdurrahman dan Andina, Lisa dan Astiati, Rini dan Rina, Rina (2026) Antioxidant Activity Test of Kelakai Leaf Kombucha (Stenochlaena palustris (Burm.F) Bedd) Using The DPPH Method / Uji Aktivitas Antioksidan Kombucha Daun Kelakai (Stenochlaena palustris (Burm.F) Bedd) Dengan Metode DPPH. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 588-597.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Degenerative diseases are often caused by exposure to free radicals, and antioxidants play an important role in maintaining body stability by counteracting them. Kelakai (Stenochlaena palustris), a typical plant of Kalimantan, contains bioactive compounds such as phenolics and flavonoids, making it a potential source of natural antioxidants. This study aims to determine the results of antioxidant activity tests on kelakai leaf kombucha. Kombucha was chosen because its antioxidant activity is influenced by the phenolic content formed during fermentation, potentially becoming an antioxidant-rich probiotic drink. The antioxidant activity test of kelakai leaf kombucha used the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method. The results of determining the maximum absorption wavelength of 0.1 mM DPPH were at 515 nm with the highest absorption of 0.602. The antioxidant activity test using quercetin as a comparison resulted in an IC₅₀ value of 3.0892 ppm. This quercetin IC₅₀ value is included in the very strong category (<50 ppm). Meanwhile, the antioxidant activity test on kelakai leaf kombucha yielded an IC₅₀ value of 0.5845 ppm. This value also indicates that kelakai leaf kombucha has very strong antioxidant activity. Increasing sample concentration is directly proportional to the increase in antioxidant activity, as indicated by a decrease in the absorption value. Therefore, the development of kelakai leaf kombucha and testing its antioxidant activity are expected to produce innovative functional food products.
Penyakit degeneratif sering disebabkan oleh paparan radikal bebas, dan antioksidan berperan penting dalam menjaga kestabilan tubuh dengan menangkalnya. Kelakai (Stenochlaena palustris), tumbuhan khas Kalimantan, mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik dan flavonoid, menjadikannya potensi sumber antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji aktivitas antioksidan pada kombucha daun kelakai. Kombucha dipilih karena aktivitas antioksidannya dipengaruhi oleh kandungan fenolik yang terbentuk selama fermentasi, berpotensi menjadi minuman probiotik kaya antioksidan. Uji aktivitas antioksidan kombucha daun kelakai menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Hasil penentuan panjang gelombang serapan maksimum DPPH 0,1 mM adalah pada 515 nm dengan absorbansi tertinggi 0,602. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan kuersetin sebagai pembanding menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 3,0892 ppm. Nilai IC₅₀ kuersetin ini termasuk dalam kategori sangat kuat (<50 ppm). Sementara itu, uji aktivitas antioksidan pada kombucha daun kelakai menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 0,5845 ppm. Nilai ini juga mengindikasikan bahwa kombucha daun kelakai memiliki aktivitas antioksidan kategori sangat kuat. Peningkatan konsentrasi sampel berbanding lurus dengan peningkatan aktivitas antioksidan, yang ditunjukkan oleh penurunan nilai absorbansi. Dengan demikian, pengembangan kombucha daun kelakai dan pengujian aktivitas antioksidannya diharapkan mampu menghasilkan produk pangan fungsional inovatif.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1256 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Muhammad Hidayatullah , Abdurrahman, Lisa Andina , Rini Astiati , Rina; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 588-597; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 588-597; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1294 |

