UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Antidiabetic Activity of Noni (Morinda Citrifolia L.) Fruit Infusion in Alloxan-Induced Male Mice / Aktivitas Antidiabetes Infusa Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) pada Mencit Jantan terinduksi Aloksan

Mulki, Munir Alinu dan Amelia, Tiara Cinta (2026) Antidiabetic Activity of Noni (Morinda Citrifolia L.) Fruit Infusion in Alloxan-Induced Male Mice / Aktivitas Antidiabetes Infusa Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) pada Mencit Jantan terinduksi Aloksan. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 504-514.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Noni (Morinda citrifolia L.) is traditionally consumed for diabetes, yet in vivo evidence for water-based infusion remains limited. This study aimed to evaluate the antihyperglycemic effect of a standardized noni fruit infusion in alloxan-induced male mice. Dried fruit simplicia were quality-controlled according to the Indonesian Herbal Pharmacopoeia. Mice were induced with alloxan (140 mg/kg, i.p.) and randomized (n=5/group) to vehicle (0.5% Na-CMC), metformin (1.3 mg/20 g BW), or noni infusion at low (103), normal (123), or high (144 mg/20 g BW) for 21 days in two divided doses per day. Fasting blood glucose was measured at baseline, day 0, and days 7, 14, and 21. Paired t-tests assessed within-group changes, while between-group comparisons used one-way ANOVA with Levene’s test (Tukey HSD) and Welch ANOVA as sensitivity analysis. Phytochemical screening indicated alkaloids, saponins, triterpenoids, and flavonoids. All groups showed significant reductions from day 0 to day 21 (p<0.05). From day 0 to day 14, the normal-dose infusion decreased glucose by 45.7% (172.8 to 93.8 mg/dL), compared with 33.3% for metformin (134.0 to 89.4 mg/dL). By day 21, reductions were 48.3–49.6% in the normal/high-dose infusion groups and 36.4% with metformin. Between-group differences were evident at days 7 and 14 but not at day 21 (p>0.05). Standardized noni infusion exhibits antihyperglycemic activity in the alloxan model; confirmation of mechanisms, additional metabolic endpoints, and subchronic safety evaluation are required before clinical relevance can be inferred.

Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) digunakan secara tradisional untuk diabetes, namun bukti in vivo untuk infusa berbasis air masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antihiperglikemik infusa mengkudu terstandar pada mencit jantan hiperglikemia terinduksi aloksan. Simplisia buah mengkudu dikendalikan mutunya sesuai Farmakope Herbal Indonesia. Mencit diinduksi aloksan 140 mg/kgBB (i.p.) dan diacak (n=5/kelompok) menjadi kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), metformin 1,3 mg/20 g BB, serta infusa dosis rendah 103, normal 123, dan tinggi 144 mg/20 g BB selama 21 hari yang dibagi dua kali pemberian per hari. Glukosa darah puasa diukur sebelum induksi, hari ke-0, serta hari ke-7, 14, dan 21. Uji t berpasangan digunakan untuk perbandingan intra-kelompok, sedangkan perbandingan antar kelompok menggunakan ANOVA satu arah dengan uji Levene (Tukey HSD) dan Welch sebagai analisis sensitivitas. Skrining fitokimia menunjukkan alkaloid, saponin, triterpenoid, dan flavonoid. Semua kelompok mengalami penurunan signifikan dari Hari-0 ke Hari-21 (p<0,05). Penurunan dari Hari-0 ke Hari-14 pada dosis normal sebesar 45,7% (172,8 menjadi 93,8 mg/dL), dibanding 33,3% pada metformin (134,0 menjadi 89,4 mg/dL). Hingga Hari-21, penurunan sebesar 48,3–49,6% pada dosis normal/tinggi dan 36,4% pada metformin. Perbedaan antar kelompok terlihat pada Hari-7 dan Hari-14, namun tidak pada Hari-21 (p>0,05). Infusa mengkudu terstandar menunjukkan aktivitas antihiperglikemik pada model aloksan; konfirmasi mekanisme, luaran metabolik tambahan, dan uji keamanan subkronis masih diperlukan sebelum relevansi klinis pada manusia dapat disimpulkan.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1247 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Munir Alinu Mulki, Tiara Cinta Amelia ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 504-514; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 504-514; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1290

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang