Sihotang, Nola Winarta dan Manurung, Kesaktian dan Lia Rosa Veronika dan Sembiring, Rinawati dan Ginting, Daniel (2025) Determinants of Stunting Incidence at the Sumbul Community Health Center UPT, Sumbul District, Dairi Regency in 2024 / Determinan Kejadian Stunting di UPT Puskesmas Sumbul Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi Tahun 2024. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 3060-3072.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
malnutrition so that the child is too short for his age. Stunting has an impact on children's cognitive decline and productivity in the future. So far, addressing malnutrition has focused on babies from birth to five years old. In fact, the golden period is when the child is still in the womb until the age of two years. Therefore, a paradigm shift in handling malnutrition is needed. Therefore, the government is implementing the Acceleration of Nutrition Improvement Program with the First 1000 Days of Life Movement. SKI data for 2023, Dairi district is in second place with a figure of 32.6% of stunted toddlers out of 439 toddlers and based on the entry of toddler data on the e-PPGBM application in December 2024, the prevalence of stunted toddlers in the Sumbul Community Health Center, Sumbul District is around 13.98% or 258 toddlers. The incidence of stunting is influenced by several factors, namely maternal height, maternal education, compliance with taking blood supplement tablets and smoking. The aim of this research is to determine the determinants of stunting incidents at the Sumbul Community Health Center UPT, Sumbul District, Dairi Regency in 2024. This type of research is cross sectional with research methods. The population in this study were all mothers with toddlers. The number of samples in this study was 70 mothers. Based on the research results, it was found that there was a relationship between height and stunting (p-value=0.004), there was a relationship between maternal education and stunting (p-value=0.004), there was a relationship between adherence to taking blood supplement tablets and stunting (p-value=0.000) and there was a relationship between smoking and stunting (p-value=0.000). Increasing health promotion to the community about the importance of parenting patterns and fulfilling nutrition in the First 1000 Days of Life, starting from pregnant women until children are 2 years old, as well as outreach about the health of young women and prospective brides.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang terjadi pada anak balita yang disebabkan karena kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Stunting berdampak pada penurunan kognitif dan produktivitas anak di masa depan. Selama ini mengatasi gizi buruk difokuskan pada bayi sejak dilahirkan hingga berusia lima tahun. Padahal, periode emas adalah saat anak masih dalam kandungan hingga usia dua tahun. Karena itu, perlu perubahan paradigma dalam penanganan gizi buruk. Oleh karena itu pemerintah melaksanakan Program Percepatan Perbaikan gizi dengan Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan.Data SKI tahun 2023, kabupaten Dairi menjadi urutan kedua dengan angka 32.6% balita stunting dari 439 balita dan berdasarkan pengentrian data balitapada aplikasi e-PPGBM bulan desember 2024, prevalensi balita stunting di Puskesmas Sumbul Kecamatan Sumbul sekitar 13.98% atau 258 balita. Kejadian Stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu tinggi badan ibu, pendidikan ibu, Kepatuhan minum tablet tambah darah dan merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian stunting di UPT Puskesmas Sumbul Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah cross sectional dengan metode penelitian. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 70 ibu. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh ahwa ada hubungan tinggi badan dengan stunting (p-value=0.004), ada hubungan pendidikan ibu dengan stunting (p-value=0.004), ada hubungan kepatuhan minum tablet tambah darah dengan stunting (p-value=0.000) dan ada hubungan merokok dengan stunting (p-value=0.000). Meningkatkan promosi kesehatan kepada masyarakat tentang pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan, dimulai sejak ibu hamil sampai anak berusia 2 tahun, serta sosialisasi tentang kesehatan remaja putri dan calon pengantin.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1206 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Nola Winarta Sihotang, Kesaktian Manurung, Lia Rosa Veronika Sinaga, Rinawati Sembiring, Daniel Ginting; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 3060-3072; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 3060-3072; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1280 |

