UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

The Effect of Various Forms of Pharmacist Intervention on Treatment Adherence and Quality of Life in Outpatients with Schizophrenia: A Narrative Review / Pengaruh Berbagai Bentuk Intervensi Apoteker terhadap Kepatuhan Pengobatan dan Kualitas Hidup Pasien Rawat Jalan Skizofrenia : Narrative Review

Sambada, Annisa dan Putri, Mukarromah Dita dan Mulyati, Noviani Ayu (2025) The Effect of Various Forms of Pharmacist Intervention on Treatment Adherence and Quality of Life in Outpatients with Schizophrenia: A Narrative Review / Pengaruh Berbagai Bentuk Intervensi Apoteker terhadap Kepatuhan Pengobatan dan Kualitas Hidup Pasien Rawat Jalan Skizofrenia : Narrative Review. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 3013-3023.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Schizophrenia is a global issue with a significant increase in recurrence, affecting approximately 23 million people or 1 in every 345 individuals worldwide, with recurrence rates increasing from 28% in 2019 to 54% in 2021[2]. This narrative review examined the literature from 2015–2024 from PubMed and Google Scholar with inclusion criteria of pharmacist interventions in outpatient schizophrenia patients, the use of assessment instruments such as MARS, PANSS, and WHOQOL-BREF, and the reporting of quantitative outcomes related to adherence and quality of life. Seven studies that met the criteria showed that pharmacist counseling can significantly improve medication adherence. In the Si-Care model, adherence rates increased from 77.38% to 97.57% (an increase of 20.19%; p = 0.000). Higher effectiveness was seen in longer-duration interventions, interactive methods such as home visits, and implementation involving collaboration with psychiatrists, which also supported improvements in quality of life. However, variations in study design resulted in diverse findings, and single-session interventions tended to be less optimal than ongoing support. Without counseling, adherence rates remained low, at around 65%. Overall, the available evidence confirms the benefits of pharmacist counseling, but further research is needed to standardize intervention models and evaluate the long-term impact on outpatients with schizophrenia.

Skizofrenia, merupakan isu global dengan peningkatan kekambuhan yang signifikan, di mana memengaruhi sekitar 23 juta orang atau 1 dari setiap 345 individu di dunia, dengan angka kekambuhan meningkat dari 28% pada 2019 menjadi 54% pada 2021[2]. Review naratif ini menelaah literatur tahun 2015–2024 dari PubMed dan Google Scholar dengan kriteria inklusi berupa intervensi apoteker pada pasien skizofrenia rawat jalan, penggunaan instrumen penilaian seperti MARS, PANSS, dan WHOQOL-BREF, serta pelaporan luaran kuantitatif terkait kepatuhan dan kualitas hidup. Tujuh penelitian yang memenuhi kriteria menunjukkan bahwa konseling apoteker dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan secara bermakna. Pada model Si-Care, tingkat kepatuhan meningkat dari 77,38% menjadi 97,57% (kenaikan 20,19%; p = 0,000). Efektivitas yang lebih tinggi tampak pada intervensi dengan durasi panjang, metode interaktif seperti kunjungan rumah, serta pelaksanaan yang melibatkan kolaborasi dengan psikiater, yang turut mendukung perbaikan kualitas hidup. Meskipun demikian, variasi desain penelitian menghasilkan temuan yang beragam, dan intervensi satu sesi cenderung kurang optimal dibandingkan pendampingan berkelanjutan. Tanpa konseling, tingkat kepatuhan tetap rendah, sekitar 65%. Secara keseluruhan, bukti yang tersedia menegaskan manfaat konseling apoteker, namun diperlukan penelitian lanjutan untuk standarisasi model intervensi dan evaluasi dampak jangka panjang pada pasien skizofrenia rawat jalan.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1204 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Annisa Sambada, Mukarromah Dita Putri, Noviani Ayu Mulyati; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 3013-3023; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 3013-3023; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i4
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1278

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang