UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

The Interaction Between Warfarin and Aspirin on the Risk of Bleeding in Patients with Cardiovascular Disease / Interaksi Warfarin dan Aspirin terhadap Risiko Perdarahan pada Pasien Penderita Penyakit Kardiovaskular

Subekti, Firli Reisya dan Nurhafidah, Zahra dan Saputri, Jasmine Rahma dan Adhwa'a Kaylla dan Shadrina, Jahra Almas dan Maharani, Puteri Rahma dan Putri, Mukarromah Dita dan Sudarjat, Hadi dan Hilmi, Indah Laily (2026) The Interaction Between Warfarin and Aspirin on the Risk of Bleeding in Patients with Cardiovascular Disease / Interaksi Warfarin dan Aspirin terhadap Risiko Perdarahan pada Pasien Penderita Penyakit Kardiovaskular. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 728-739.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background: Cardiovascular disease (CVD) remains a leading cause of global morbidity and mortality; therefore, antithrombotic therapy such as warfarin and aspirin plays a crucial role in preventing thromboembolic events. The combination of these two agents provides a synergistic effect in inhibiting thrombus formation but significantly increases the risk of bleeding. Objective: To evaluate the impact of concominant ose of warfarin and aspirin on bleeding risk and its clinical benefits in patients with CVD. Methods: A systematic literature search was conducted using Google Scholar and Pubmed, with eligible studies analyzed. Result: The concomitant use of warfarin and aspirin increases the incidence of major bleeding without providing additional benefits in preventing stroke or myocardial infarction. Moreover, poor anticoagulation control further exacerbates this risk. Conclusion: The combination of warfarin and aspirin should be reserved only for patients with strong clinical indications, while warfarin monotherapy is safer for those with stable conditions. These findings emphasize the importance of individualized therapy evaluation and optimal INR monitoring to balance therapeutic benefits and bleeding risks.

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskular (PKV) masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, sehingga terapi antitrombotik seperti warfarin dan aspirin berperan penting dalam pencegahan kejadian tromboemboli. Kombinasi kedua obat ini memberikan efek sinergis dalam menghambat pembentukan trombus, namun meningkatkan risiko perdarahan secara signifikan. Tujuan: Mengevaluasi dampak penggunaan warfarin dan aspirin secara bersamaan terhadap risiko perdarahan serta manfaat klinisnya bagi pasien dengan PKV. Metode: Literatur sistematis dari Google Scholar dan Pubmed yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil: Penggunaan warfarin bersama aspirin meningkatkan kejadian perdarahan mayor tanpa memberikan manfaat tambahan dalam pencegahan stroke atau infark miokard. Selain itu, kontrol antikoagulasi yang buruk memperburuk risiko tersebut. Kesimpulan: Kombinasi warfarin dan aspirin sebaiknya hanya digunakan pada pasien dengan indikasi klinis yang kuat, sedangkan monoterapi warfarin lebih aman untuk pasien dengan kondisi stabil. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi terapi individual dan pemantauan INR yang optimal guna menyeimbangkan manfaat dan risiko.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1196 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Firli Reisya Subekti, Zahra Nurhafidah, Jasmine Rahma Saputri, Adhwa'a Kaylla Affandhy, Jahra Almas Shadrina, Puteri Rahma Maharani, Mukarromah Dita Putri, Hadi Sudarjat, Indah Laily Hilmi; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 728-739; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 728-739; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1271

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang