UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Analysis of Mercury and Hydroquinone Content in Online Facial Whitening Creams Using Atomic Absorption Spectrophotometer and High-Performance Liquid Chromatography / Analisis Kandungan Merkuri dan Hidrokuinon dalam Krim Pemutih Wajah Daring Menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom dan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi

Kusmiyati, Mimin dan Tronovani, Elvi dan Sulaeman, Agus dan Musyarrofah, Laila dan Fitriani, Hani Sri dan Khotimah, Enung Nur dan Mirta, Surya Bin (2026) Analysis of Mercury and Hydroquinone Content in Online Facial Whitening Creams Using Atomic Absorption Spectrophotometer and High-Performance Liquid Chromatography / Analisis Kandungan Merkuri dan Hidrokuinon dalam Krim Pemutih Wajah Daring Menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom dan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 259-270.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

The skin is the outermost organ of the human body and plays an important protective and physiological role. Currently, fair skin is often regarded as a beauty standard desired by both men and women. Mercury and hydroquinone are active ingredients commonly used in whitening products due to their ability to inhibit melanin formation; however, their use can cause serious toxic effects. This study aimed to determine the presence of mercury and hydroquinone qualitatively and quantitatively in facial whitening creams sold online in Bandung City. Samples showing positive results were further analyzed quantitatively to determine their concentrations. For mercury analysis, samples were digested using a microwave digestion method to eliminate organic substances. The color reaction test for mercury employed KI 0.5 N, HCl 6 M, and NaOH 2 N reagents. Based on qualitative testing, samples labeled D and N were positive for mercury. Quantitative determination of mercury was conducted using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) at a wavelength of 253.7 nm. For hydroquinone analysis, qualitative color tests were carried out using FeCl₃ 5%, phenanthroline, and Benedict reagents, while quantitative analysis was performed using High-Performance Liquid Chromatography (HPLC). Of the 17 samples tested, two (D and N) contained mercury at concentrations of 2,776 ±  0,036 μg/g and 4,277 ± 0,021 μg/g, respectively, and two others (E and H) contained hydroquinone 2,3745% and 2,4798%.

Kulit merupakan organ terluar dari tubuh, dan berperan penting bagi tubuh. Saat ini kulit putih merupakan keinginan bagi setiap pria dan wanita. Merkuri dan hidrokuinon merupakan bahan – bahan yang memiliki mekanisme kerja untuk memutihkan kulit, namun memiliki efek berbahaya pada penggunanya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya merkuri dan hidrokuinon secara kualitatif dan kuantitatif, pada krim pemutih wajah yang beredar secara online di Kota Bandung. Analisis merkuri sampel didestruksi menggunakan destruksi gelombang mikro untuk menghilangkan zat – zat organik. Uji tetes warna merkuri dilakukan dengan menggunakan pereaksi KI 0,5 N, HCl 6 M, dan NaOH 2 N. Berdasarkan hasil uji kualitatif merkuri, didapatkan pada sampel dengan kode D dan N positif mengandung merkuri. Analisis kuantitatif merkuri dilakukan dengan menggunakan instrumen Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) dengan panjang gelombang 253,7 nm. Analisis kualitatif hidrokuinon uji tetes warna dilakukan dengan menggunakan pereaksi FeCl3 5 %, fenantrolin, dan Benedict. Berdasarkan hasil uji kualitatif merkuri, didapatkan pada sampel dengan kode E dan H positif mengandung hidrokuinon. Analisis kuantitatif hidrokuinon dilakukan dengan menggunakan instrumen Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Dari 17 Sampel didapatkan hasil bahwa 2 sampel mengandung merkuri dan 2 sampel mengandung hidrokuinon. Sampel dengan kode D dan N positif mengandung merkuri dengan kadar 2,776 ±  0,036 μg/g and 4,277 ± 0,021 μg/g, dan sampel dengan kode E dan H positif mengandung hidrokuinon dengan kadar 2,3745% dan 2,4798%.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1176 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Mimin Kusmiyati , Elvi Tronovani , Agus Sulaeman , Laila Musyarrofah , Hani Sri Fitriani , Enung Nur Khotimah , Surya Bin Mirta ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 259-270; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 1 (2026); 259-270; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i1
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1263

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang