Sitanggang, Sarta Kami dan Laia, Sastra Keis dan Hardianti, Sartika Putri dan Hanum, Parida (2025) Relationship of Education, Knowledge and Parity with the Ability to Care for Newborns / Hubungan Pendidikan, Pengetahuan dan Paritas dengan Kemampuan Merawat Bayi Baru Lahir. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2242-2252.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: Neonates are children aged 0 to 28 days. Efforts to establish a healthy lifestyle should begin during the neonatal period, as this is a stage of rapid growth and development. The mother's role is crucial as the primary caregiver, supporting the baby's physical, social, and emotional development. To address various challenges in infants, mothers are required to possess good knowledge and skills in caring for their babies. Objective: To determine the correlation between knowledge, education, and parity on the ability to care for newborns at the Sunggal Primary Clinic. Methods: This study was a quantitative analytical study with a cross-sectional approach. Data were collected through questionnaires and direct interviews with 60 respondents. Data analysis employed univariate and bivariate analysis using the chi-square test, supplemented with the association measure Prevalence Ratio (PR) and 95% Confidence Interval (CI). Results: The bivariate analysis results showed that education (p = 0.000; PR = 3.58; 95% CI: 1.45-8.83), knowledge (p = 0.000), and parity (p = 0.000; PR = 2.79; 95% CI: 1.83-4.24) were significantly associated with the ability to care for newborns. The PR values indicate that mothers with higher education were 3.58 times more likely to be capable of caring for their babies, and mothers with higher parity were 2.79 times more likely. Conclusion: The variables of education, knowledge, and parity have a significant and meaningful relationship with maternal competence in caring for neonates. Education and parity demonstrate a strong influence on the ability to care for newborns.
Latar Belakang: Neonatus merupakan anak dalam rentang umur 0 hingga 28 hari. Usaha membangun pola hidup yang sehat sebaiknya diawali dari masa neonatal, sebab dalam tahap tersebut berlangsung proses tumbuh kembang yang sangat pesat. Peran ibu sangat penting sebagai pengasuh utama yang mendukung perkembangan fisik, sosial, serta emosional bayi. Untuk menghadapi berbagai permasalahan pada bayi, ibu dituntut harus memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik dalam merawat bayinya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pendidikan, dan paritas dengan kemampuan merawat bayi baru lahir di Klinik Pratama Sunggal. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara langsung terhadap 60 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square, serta dilengkapi dengan ukuran asosiasi Prevalence Ratio (PR) dan Confidence Interval (CI) 95%. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pendidikan (p = 0,000; PR = 3,58; 95% CI: 1,45-8,83), pengetahuan (p = 0,000), dan paritas (p = 0,000; PR = 2,79; 95% CI: 1,83-4,24) memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan merawat bayi baru lahir. Nilai PR menunjukkan bahwa ibu dengan pendidikan tinggi memiliki kemungkinan 3,58 kali lebih besar untuk mampu merawat bayi, dan ibu dengan paritas tinggi memiliki kemungkinan 2,79 kali lebih besar. Kesimpulan: Variabel pendidikan, pengetahuan, dan paritas terbukti memiliki hubungan yang signifikan dan bermakna dengan kompetensi ibu dalam merawat neonatus. Pendidikan dan paritas menunjukkan pengaruh yang kuat terhadap kemampuan merawat bayi.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1102 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Sarta Kami Sitanggang, Sastra Keis Laia, Sartika Putri Hardianti, Parida Hanum; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2242-2252; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2242-2252; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1212 |

