Pasaribu, Miraria Rosalina dan Silaban, Verawaty Fitrinelda dan Sitorus, Ester Rosalia Lasma dan Alriyanti, Alriyanti dan Siregar, Dina Adelia dan Purba, Agina Timanta Br (2025) The Relationship Between Early Breastfeeding Initiation and Reduced Postpartum Bleeding and Uterine Involution at PMB Supiani / Hubungan Inisiasi Menyusu Dini dengan Penurunan Perdarahan Post Partum dan Proses Involusio Uteri di PMB Supiani. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2484-2492.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: The postpartum period is a critical time for mothers. Postpartum hemorrhage and delayed uterine involution are complications that can increase maternal morbidity and mortality. Early Breastfeeding Initiation (EBI) is hypothesized to prevent these complications by stimulating the release of oxytocin, which triggers uterine contractions. Objective: This study aimed to analyze the relationship between the implementation of EBI and the reduction of postpartum hemorrhage and the acceleration of uterine involution at PMB Supiani. Methods: This research employed a cross-sectional design with a quantitative approach. The sample consisted of 80 postpartum mothers selected using a purposive sampling technique. Data were collected using an observational questionnaire and analyzed using the Chi-Square statistical test to identify relationships between variables. Results: A total of 87.5% of respondents performed EBI. The analysis results showed a significant relationship between EBI and reduced postpartum hemorrhage (p-value = 0.001) and between EBI and accelerated uterine involution (p-value = 0.001). Mothers who performed EBI tended to experience normal bleeding and a faster uterine involution process. Conclusion: EBI has a significant relationship with the reduction of postpartum hemorrhage and the acceleration of uterine involution. Therefore, education and support to encourage the implementation of EBI in delivering mothers are essential to prevent postpartum complications.
Latar Belakang: Masa nifas merupakan periode kritis bagi ibu. Perdarahan postpartum dan involusi uteri yang terlambat merupakan komplikasi yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) diduga berperan dalam mencegah komplikasi tersebut melalui stimulasi pelepasan hormon oksitosin yang memicu kontraksi uterus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelaksanaan IMD dengan penurunan perdarahan postpartum dan percepatan proses involusi uteri di PMB Supiani. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 80 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner observasi dan dianalisis dengan uji statistik Chi-Square untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel. Hasil: Sebanyak 87,5% responden melaksanakan IMD. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara IMD dengan penurunan perdarahan postpartum (p-value = 0,001) dan dengan percepatan involusi uteri (p-value = 0,001). Ibu yang melakukan IMD cenderung mengalami perdarahan normal dan proses involusi uteri yang lebih cepat. Kesimpulan: IMD memiliki hubungan yang signifikan dengan penurunan perdarahan postpartum dan percepatan involusi uteri. Oleh karena itu, edukasi dan dukungan untuk mendorong pelaksanaan IMD pada ibu bersalin sangat diperlukan untuk mencegah komplikasi masa nifas.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1098 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Miraria Rosalina Pasaribu, Verawaty Fitrinelda Silaban, Ester Rosalia Lasma Sitorus, Alriyanti, Dina Adelia Siregar, Agina Timanta Br Purba; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2484-2492; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2484-2492; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1208 |

