Harahap, Anggita Putri dan Sigalingging, Aldora Sri Oktovia dan Fajarani, Annisa dan Alfia, Assyari dan Prasetio, Cilsilia Avindi dan Nababan, Tiarnida (2025) Analysis of Factors Influencing the Occurrence of Overnutrition in Infants / Analisis Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Gizi Berlebih Pada Bayi. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2584-2592.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: Overnutrition in infants aged 6-12 months is an increasingly prevalent health issue. The main factors suspected to play a role are maternal knowledge about nutrition and inappropriate feeding practices. Based on initial observations in Mekar Sari Village, Deli Serdang, 30 infants were found to be overnourished, indicating the need to identify the influencing factors. Objective: This study aimed to analyze the factors influencing the occurrence of overnutrition in infants aged 6-12 months, with a focus on maternal knowledge and feeding practices. Methods: The study used a cross-sectional design with a quantitative approach. Data were collected through interviews using questionnaires and anthropometric measurements. Infant nutritional status was determined based on Weight-for-Height (WHZ) measurements referring to WHO Growth Standards (2006), where infants were categorized as overnourished if the WHZ Z-score > +2 SD. The sample consisted of 30 infants who met the inclusion criteria. Results: WHZ measurements showed that 17 infants (56.7%) were overnourished. A total of 19 mothers (63.3%) had poor nutritional knowledge and 17 mothers (56.7%) implemented inappropriate feeding practices. Bivariate analysis showed significant relationships between overnutrition and maternal knowledge (p-value = 0.000; OR = 22.713) and feeding practices (p-value = 0.000). Conclusion: Maternal knowledge and feeding practices are factors that significantly influence the occurrence of overnutrition in infants at the research location. Public health interventions focusing on improving maternal nutritional literacy and promoting appropriate feeding practices are essential for preventing this problem.
Latar Belakang: Gizi berlebih pada bayi usia 6–12 bulan merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat. Faktor utama yang diduga berperan adalah pengetahuan ibu tentang gizi dan praktik pemberian makan yang tidak tepat. Berdasarkan observasi awal di Desa Mekar Sari, Deli Serdang, ditemukan 30 bayi dengan kondisi gizi lebih, yang menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kejadian gizi lebih pada bayi usia 6–12 bulan, dengan fokus pada pengetahuan ibu dan praktik pemberian makan. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri. Status gizi bayi ditentukan berdasarkan pengukuran Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) dengan mengacu pada WHO Growth Standards (2006), dimana bayi dikategorikan gizi lebih jika nilai Z-score BB/TB > +2 SD. Sampel berjumlah 30 bayi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Hasil pengukuran BB/TB menunjukkan 17 bayi (56,7%) mengalami gizi lebih. Sebanyak 19 ibu (63,3%) memiliki pengetahuan gizi yang kurang dan 17 ibu (56,7%) menerapkan praktik pemberian makan yang tidak tepat. Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara gizi lebih dengan pengetahuan ibu (p-value = 0,000; OR = 22,713) dan praktik pemberian makan (p-value = 0,000). Kesimpulan: Pengetahuan ibu dan praktik pemberian makan merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian gizi lebih pada bayi di lokasi penelitian. Intervensi kesehatan masyarakat yang berfokus pada peningkatan literasi gizi ibu dan promosi praktik pemberian makan yang tepat sangat diperlukan untuk pencegahan masalah ini.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1094 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Anggita Putri Harahap, Aldora Sri Oktovia Sigalingging , Annisa Fajarani , Assyari Alfia , Cilsilia Avindi Prasetio, Tiarnida Nababan; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2584-2592; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2584-2592; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1206 |

