Al Qindy, Wildan Hidayah dan Nurdin, Fitri Oktaviani dan Khaerunisa, Aulia dan Putri, Meisya Diffa Amalia dan Hilmi, Indah Laily dan Putri, Mukarromah Dita (2025) Evaluating the Evidence From Clinical Trials on Antibiotic-Antacid Interactions: A Systematic Literature Review / Evaluasi Bukti dari Uji Klinis tentang Interaksi Antibiotik dan Antasida: Suatu Tinjauan Sistematis Literatur. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2450-2461.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Drug interactions between antibiotics and antacids represent an important clinical issue that can affect therapeutic efficacy and increase the risk of treatment failure. The concurrent use of these drug classes frequently occurs in clinical practice, particularly in patients receiving antibiotic therapy who also present with gastrointestinal complaints. This systematic literature review aims to evaluate the clinical trial evidence regarding antibiotic–antacid interactions, focusing on pharmacokinetic and pharmacodynamic mechanisms, clinical implications, and current research limitations. Relevant articles were identified through PubMed, Google Scholar, and other scientific databases using standardized keywords. Literature selection followed the PRISMA guidelines to ensure the quality and relevance of included studies. The analysis revealed that antacids and proton pump inhibitors (PPIs) can significantly reduce the bioavailability of antibiotics, especially fluoroquinolones and tetracyclines, through chelation with metal ions and by increasing gastric pH, thereby impairing drug absorption. Concomitant use of antibiotics and PPIs was also associated with a higher risk of Clostridioides difficile infection (CDI), particularly in elderly or comorbid patients. Conversely, newer acid-suppressing agents such as vonoprazan demonstrated good efficacy in Helicobacter pylori eradication regimens without compromising antibiotic activity. Despite these findings, most studies were retrospective, with limited sample sizes and specific populations. Therefore, large-scale prospective clinical trials are needed to strengthen the evidence base. A comprehensive understanding of antibiotic–antacid interactions is essential to support rational, safe, and effective prescribing practices in clinical settings.
Interaksi antara antibiotik dan antasida merupakan permasalahan klinis yang penting karena dapat mempengaruhi efektivitas terapi serta meningkatkan risiko kegagalan pengobatan. Penggunaan kedua golongan obat ini secara bersamaan sering terjadi dalam praktik klinis, khususnya pada pasien dengan keluhan saluran cerna yang juga menjalani terapi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bukti dari uji klinis terkait interaksi antibiotik–antasida melalui pendekatan tinjauan sistematis literatur. Proses pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, Google Scholar, dan sumber ilmiah terpercaya lainnya menggunakan kata kunci terstandar. Seleksi literatur mengikuti panduan PRISMA untuk memastikan relevansi dan kualitas studi. Hasil analisis menunjukkan bahwa antasida dan proton pump inhibitors (PPI) dapat menurunkan bioavailabilitas antibiotik, terutama golongan kuinolon dan tetrasiklin, melalui mekanisme pembentukan khelat dengan ion logam dan peningkatan pH lambung yang mengganggu absorpsi obat. Kombinasi penggunaan antibiotik dan PPI juga terbukti meningkatkan risiko Clostridioides difficile infection (CDI), terutama pada pasien usia lanjut atau dengan komorbiditas. Sebaliknya, agen penekan asam baru seperti vonoprazan menunjukkan efektivitas yang baik dalam mendukung terapi eradikasi Helicobacter pylori tanpa menurunkan daya kerja antibiotik. Meskipun terdapat bukti klinis yang signifikan, sebagian besar studi masih bersifat retrospektif dengan keterbatasan ukuran sampel dan populasi. Oleh karena itu, dibutuhkan uji klinis prospektif berskala besar untuk memperkuat dasar ilmiah interaksi ini. Pemahaman mendalam terhadap interaksi antibiotik–antasida sangat penting untuk menunjang praktik peresepan yang rasional, aman, dan efektif.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1093 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Wildan Hidayah Al Qindy, Fitri Oktaviani Nurdin, Aulia Khaerunisa, Meisya Diffa Amalia Putri, Indah Laily Hilmi, Mukarromah Dita Putri; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2450-2461; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2450-2461; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1205 |

