UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Antioxidant Activity Test of Durian Seed Herbal Tea (Durio zibethinus Murr.) with Addition of Stevia Leaves (Stevia rebaudiana Bertoni) as a Natural Sweetener Using DPPH Method / Uji Aktivitas Antioksidan Teh Herbal Biji Durian (Durio zibethinus Murr.) dengan Tambahan Daun stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) sebagai Pemanis Alami dengan Metode DPPH

Andry, Muhammad dan Ramadaini, Tiara dan Marseli, Cindy dan Nurfitriyana, Nurfitriyana dan Azzahra, Rafifah dan Syahputra, Hafid dan Shiyan, Shaum (2025) Antioxidant Activity Test of Durian Seed Herbal Tea (Durio zibethinus Murr.) with Addition of Stevia Leaves (Stevia rebaudiana Bertoni) as a Natural Sweetener Using DPPH Method / Uji Aktivitas Antioksidan Teh Herbal Biji Durian (Durio zibethinus Murr.) dengan Tambahan Daun stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) sebagai Pemanis Alami dengan Metode DPPH. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2462-2471.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Free radicals are an important health concern due to their role in the development of various diseases. Antioxidants, capable of neutralizing free radicals, are abundant in plants such as durian seeds (Durio zibethinus Murr.) and stevia leaves (Stevia rebaudiana Bertoni). Herbal tea formulated from these materials has potential as an alternative functional drink because both contain phenolic compounds with antioxidant activity. This study aimed to evaluate the potential of durian seeds and stevia leaves as herbal tea with antioxidant properties. The research involved sample collection, identification, preparation of simplicia, characterization, formulation of herbal tea, quality testing, and determination of antioxidant activity. The simplicia characteristics of durian seeds and stevia leaves showed water content of 6.16% each, water-soluble extract of 35% and 15.8%, ethanol-soluble extract of 25.5% and 14.6%, total ash of 0.73% and 0.3%, and acid-insoluble ash of 0.5% and 0.26%. Quality testing of the herbal tea showed water content of 2.18%, total ash of 3.90%, water-soluble ash of 73.85%, and acid-insoluble ash of 3.80%. Antioxidant activity based on IC50 values was 68.45 ± 1.32 ppm for durian seed tea, 61.6 ± 1.05 ppm for stevia tea, 39.28 ± 0.98 ppm (1:1), 44.64 ± 1.11 ppm (1:2), and 42.32 ppm ± 1.07 (2:1). These results indicate that combining durian seeds and stevia leaves can enhance antioxidant activity compared to individual extracts. Overall, durian seeds and stevia leaves can be developed into herbal tea formulations with very strong antioxidant activity, as reflected in their ability to reduce DPPH radicals. Radikal

Radikal bebas merupakan salah satu masalah kesehatan penting karena berperan dalam perkembangan berbagai penyakit. Antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas banyak terdapat pada tumbuhan seperti biji durian (Durio zibethinus Murr.) dan daun stevia (Stevia rebaudiana Bertoni). Teh herbal yang diformulasi dari bahan tersebut berpotensi sebagai minuman fungsional alternatif karena mengandung senyawa fenolik dengan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi biji durian dan daun stevia sebagai teh herbal dengan aktivitas antioksidan. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan sampel, identifikasi, pembuatan simplisia, karakterisasi, formulasi teh herbal, uji mutu, serta penentuan aktivitas antioksidan. Data dianalisis menggunakan regresi linier untuk memperoleh nilai IC50. Karakteristik simplisia biji durian dan daun stevia menunjukkan kadar air masing-masing 6,16%, sari larut air 35% dan 15,8%, sari larut etanol 25,5% dan 14,6%, abu total 0,73% dan 0,3%, serta abu tidak larut asam 0,5% dan 0,26%. Uji mutu teh herbal menunjukkan kadar air 2,18%, abu total 3,90%, abu larut air 73,85%, dan abu tidak larut asam 3,80%. Aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC50 adalah 68,45 ± 0,12 ppm pada teh biji durian, 61,6 ± 1,05 ppm pada teh daun stevia, 39,28 ± 0,98 ppm (1:1), 44,64 ± 1,11 ppm (1:2), dan 42,32 ± 1,07 ppm (2:1). Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi biji durian dan daun stevia mampu meningkatkan aktivitas antioksidan dibandingkan ekstrak tunggal. Secara keseluruhan, biji durian dan daun stevia dapat dikembangkan menjadi formulasi teh herbal dengan aktivitas antioksidan yang dikategorikan sangat kuat (IC50 < 50 ppm) dalam mereduksi radikal DPPH.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1070 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Muhammad Andry, Tiara Ramadaini, Cindy Marseli, Nurfitriyana, Rafifah Azzahra, Hafid Syahputra, Shaum Shiyan; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2462-2471; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 2462-2471; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i4
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1187

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang