UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Evaluation of Antihypertensive Drug Use in BPJS Patient Prescriptions from Mataram City Hospital Dispensed at KF 134 Pejanggik Pharmacy and KF 458 Catur Warga Pharmacy Based on ATC/DDD and DU 90% / Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi pada Resep Pasien BPJS RSUD Kota Mataram yang Ditebus di Apotek KF 134 Pejanggik dan KF 458 Catur Warga Berdasarkan ATC/DDD dan DU 90%

Hamzani, Yogi Mujizat dan Andayani, Tri Murti dan Dewi, Lucia Vita Inandha (2025) Evaluation of Antihypertensive Drug Use in BPJS Patient Prescriptions from Mataram City Hospital Dispensed at KF 134 Pejanggik Pharmacy and KF 458 Catur Warga Pharmacy Based on ATC/DDD and DU 90% / Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi pada Resep Pasien BPJS RSUD Kota Mataram yang Ditebus di Apotek KF 134 Pejanggik dan KF 458 Catur Warga Berdasarkan ATC/DDD dan DU 90%. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1786-1794.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background: Hypertension is a persistent condition of high blood pressure (systolic >140 mmHg or diastolic >90 mmHg). As a chronic disease requiring long-term treatment, the therapy for hypertensive patients needs to be evaluated regularly. Objective: This study aimed to determine the consumption profile of antihypertensive drugs using the ATC/DDD and DU 90% methods and to assess their compliance with the National Formulary (FORNAS). Methods: This research used a cross-sectional design with retrospective data collection. The samples were prescriptions for BPJS hypertension patients from Mataram City Hospital for the period of January-December 2024, redeemed at KF 134 Pejanggik Pharmacy and KF 458 Catur Warga Pharmacy. The data were analyzed using the Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) and Drug Utilization 90% (DU 90%) methods. Results: The results showed that the most consumed antihypertensive class was ARBs, specifically candesartan, with a value of 13,082.25 DDD/1000 PPD at KF 134 Pejanggik and 7,215.33 DDD/1000 PPD at KF 458 Catur Warga. The drugs included in the DU 90% segment were candesartan, ramipril, amlodipine, and bisoprolol at both pharmacies, with the addition of valsartan at KF 134 Pejanggik. Compliance with drug use guidelines for FORNAS was 92% at KF 134 Pejanggik Pharmacy and 90% at KF 458 Catur Warga Pharmacy. Conclusion: The use of antihypertensive drugs in both pharmacies is in accordance with FORNAS, with high compliance percentages, indicating rational drug prescribing practices.

Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah tinggi yang menetap (sistolik >140 mmHg atau diastolik >90 mmHg). Sebagai penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang, terapi pada pasien hipertensi perlu dilakukan evaluasi secara berkala. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil konsumsi obat antihipertensi dengan metode ATC/DDD dan DU 90% serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan Formularium Nasional (FORNAS). Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel berupa resep pasien hipertensi BPJS dari RSUD Kota Mataram periode Januari-Desember 2024 yang ditebus di Apotek KF 134 Pejanggik dan Apotek KF 458 Catur Warga. Data dianalisis menggunakan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) dan Drug Utilization 90% (DU 90%). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa golongan antihipertensi yang paling banyak dikonsumsi adalah ARB, khususnya candesartan, dengan nilai 13.082,25 DDD/1000 KPRJ di Apotek KF 134 Pejanggik dan 7.215,33 DDD/1000 KPRJ di Apotek KF 458 Catur Warga. Obat-obat yang masuk dalam segmen DU 90% adalah candesartan, ramipril, amlodipine, dan bisoprolol pada kedua apotek, dengan tambahan valsartan di Apotek KF 134 Pejanggik. Kesesuaian penggunaan obat dengan FORNAS adalah 92% di Apotek KF 134 Pejanggik dan 90% di Apotek KF 458 Catur Warga. Kesimpulan: Penggunaan obat antihipertensi di kedua apotek telah sesuai dengan FORNAS, dengan persentase kepatuhan yang tinggi, yang mengindikasikan praktik peresepan obat yang rasional.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1028 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Yogi Mujizat Hamzani, Tri Murti Andayani , Lucia Vita Inandha Dewi; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1786-1794; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1786-1794; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1170

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang