UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

The relationship between early complementary feeding with the incidence of diarrhea in infants aged 0-6 months at Evi pratama clinic. / Hubungan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) dini dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di klinik Pratama Evi

Azzahra, Nasywa Firja dan Sari, Delia Permata dan Sapitri, Anggiani dan Simamora, Apriyanti dan Tondang, Kesya Nirina dan Paninsari, Debora (2025) The relationship between early complementary feeding with the incidence of diarrhea in infants aged 0-6 months at Evi pratama clinic. / Hubungan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) dini dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di klinik Pratama Evi. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1830-1841.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background: The global coverage of exclusive breastfeeding remains low (44%). The situation in Indonesia, particularly in North Sumatra, is concerning, where 68.4% of children under two years receive complementary feeding (CF) too early. This practice may increase the risk of diarrhea due to the immaturity of the infant’s gastrointestinal tract. Preliminary findings at Evi Primary Clinic showed that 17 out of 20 infants under six months experienced diarrhea, along with evidence of early CF practices. Objective: This study aimed to analyze the association between early complementary feeding and the incidence of diarrhea among infants aged 0–6 months at Evi Primary Clinic. Methods: An observational analytic study with a cross-sectional design was conducted. A total sampling technique was applied to 35 mothers with infants aged 0–6 months. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. Results: A total of 19 infants (54.3%) received early complementary feeding, and 18 infants (51.4%) experienced diarrhea. Bivariate analysis revealed that 15 out of 19 infants (42.8%) who received early complementary feeding suffered from diarrhea. The statistical test showed a p-value of 0.001 (α<0.05). Conclusion: There is a statistically significant association between early complementary feeding and the incidence of diarrhea among infants aged 0–6 months at Evi Primary Clinic. Therefore, education on the appropriate timing of complementary feeding is essential to prevent diarrhea in infants.

Latar Belakang: Cakupan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif global masih rendah (44%). Situasi di Indonesia, khususnya Sumatera Utara, mengkhawatirkan dimana 68,4% baduta mendapat Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) terlalu dini. Praktik ini berpotensi menyebabkan diare akibat immaturitas saluran cerna bayi. Temuan awal di Klinik Pratama Evi menunjukkan 17 dari 20 bayi di bawah 6 bulan mengalami diare dan masih adanya pemberian MP-ASI dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemberian MP-ASI dini dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Klinik Pratama Evi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling terhadap 35 ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 19 bayi (54,3%) mendapat MP-ASI dini dan 18 bayi (51,4%) mengalami diare. Analisis bivariat menunjukkan bahwa dari 19 bayi yang mendapat MP-ASI dini, 15 diantaranya (42,8%) menderita diare. Uji statistik menghasilkan nilai p-value 0,001 (α<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara pemberian MP-ASI dini dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Klinik Pratama Evi. Oleh karena itu, edukasi mengenai waktu pemberian MP-ASI yang tepat sangat diperlukan untuk mencegah kejadian diare.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1014 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Nasywa Firja Azzahra, Delia Permata Sari , Anggiani Sapitri , Apriyanti Simamora , Kesya Nirina Tondang, Debora Paninsari; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1830-1841; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1830-1841; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1160

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang