UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

The Effect of Shared Decision Making on Glucose and HbA1c Levels in Diabetes Mellitus Patients: A Literature Review / Pengaruh Pengambilan Keputusan Bersama terhadap Kadar Glukosa dan HbA1c pada Pasien Diabetes Mellitus: Tinjauan Literatur

Hilmawati, Febriana dan Karuniawati, Hidayah (2025) The Effect of Shared Decision Making on Glucose and HbA1c Levels in Diabetes Mellitus Patients: A Literature Review / Pengaruh Pengambilan Keputusan Bersama terhadap Kadar Glukosa dan HbA1c pada Pasien Diabetes Mellitus: Tinjauan Literatur. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1682-1689.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background: Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease with a high global prevalence, requiring comprehensive and patient-centered care. Shared Decision Making (SDM) is a collaborative approach between patients and healthcare providers that has been associated with improved treatment adherence and clinical outcomes in chronic diseases. Objective: This literature review aimed to evaluate the impact of SDM on glycemic control, particularly blood glucose and HbA1c levels, in patients with diabetes mellitus. Methods: A systematic search was conducted on PubMed and Scopus databases using specific keywords, limited to randomized controlled trials (RCTs) published in English between 2015 and 2025. Inclusion criteria included adult patients with type 1 or type 2 DM, SDM as the primary intervention, and HbA1c or blood glucose levels as clinical outcomes. Results: Five RCTs met the eligibility criteria. Most studies reported a decrease in HbA1c in the intervention group, although only one study showed a statistically significant within-group reduction. No consistent significant differences were observed between the intervention and control groups. However, SDM was positively associated with improved patient engagement, satisfaction, and the quality of communication. Conclusion: While evidence regarding the direct impact of SDM on HbA1c remains inconclusive, SDM appears to enhance patient participation and therapeutic communication in diabetes care. Further standardized and long-term studies are needed to confirm its clinical effectiveness.

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi secara global, yang memerlukan pendekatan perawatan komprehensif dan berpusat pada pasien. Shared Decision Making (SDM) atau pengambilan keputusan bersama merupakan pendekatan kolaboratif antara pasien dan tenaga kesehatan yang telah dikaitkan dengan peningkatan kepatuhan terapi dan luaran klinis pada penyakit kronis. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh SDM terhadap kendali glikemik, khususnya kadar glukosa darah dan HbA1c pada pasien diabetes melitus. Metode: Pencarian literatur dilakukan secara sistematis melalui basis data PubMed dan Scopus menggunakan kata kunci tertentu, dibatasi pada studi uji klinis acak (RCT) berbahasa Inggris yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025. Kriteria inklusi meliputi pasien dewasa dengan DM tipe 1 atau tipe 2, intervensi utama berupa SDM, serta luaran klinis berupa kadar HbA1c atau glukosa darah. Hasil: Sebanyak lima RCT memenuhi kriteria inklusi. Mayoritas studi melaporkan penurunan kadar HbA1c pada kelompok intervensi, meskipun hanya satu studi yang menunjukkan penurunan bermakna secara statistik dalam kelompok tersebut. Tidak ditemukan perbedaan signifikan yang konsisten antara kelompok intervensi dan kontrol. Namun demikian, SDM dikaitkan secara positif dengan peningkatan keterlibatan pasien, kepuasan, dan kualitas komunikasi klinis. Kesimpulan: Meskipun bukti mengenai dampak langsung SDM terhadap kadar HbA1c masih belum konsisten, pendekatan ini terbukti meningkatkan partisipasi pasien dan komunikasi terapeutik dalam perawatan diabetes. Diperlukan penelitian lebih lanjut yang terstandarisasi dan berdurasi panjang untuk memastikan efektivitas klinisnya.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1008 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Febriana Hilmawati, Hidayah Karuniawati ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1682-1689; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1682-1689; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1157

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang