Budi, Hermawan Setya dan Sutrisno, Entris (2025) The Effect of Pharmacist-led Education and Counseling on Medication Adherence and Quality of Life in Breast Cancer Patients: A Literature Review / Pengaruh Edukasi dan Konseling Apoteker terhadap Kepatuhan dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara: Literatur Review. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 3039-3047.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Pharmacist-led interventions, particularly through education and counselling, play an essential role in supporting treatment adherence and improving the quality of life of breast cancer patients. This article aims to review the influence of pharmacist interventions—such as medication counseling, side effect management, and adherence monitoring—on patient understanding, psychological aspects, and quality-of-life indicators. Results from various experimental studies and randomized controlled trials suggest that structured pharmacist interventions can improve patient understanding, reduce anxiety, and support adherence to long-term therapies such as tamoxifen and chemotherapy. Improvements were also observed in various domains of quality of life, including physical, emotional, and social functioning. However, some studies show inconsistent results, especially in terms of statistical differences in changes in quality of life, which may be due to factors such as sample size, duration of intervention, or other variables, including family support and disease prognosis. Overall, the involvement of pharmacists is an integral part of oncology care, serving as both an educator and a long-term therapy companion.
Intervensi yang dipimpin oleh apoteker, khususnya melalui edukasi dan konseling, memainkan peran penting dalam mendukung kepatuhan pengobatan serta meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara. Artikel ini bertujuan untuk meninjau pengaruh intervensi apoteker—seperti konseling obat, manajemen efek samping, dan pemantauan kepatuhan—terhadap pemahaman pasien, aspek psikologis, dan indikator kualitas hidup. Hasil dari berbagai studi eksperimental dan uji acak terkontrol menunjukkan bahwa intervensi apoteker yang terstruktur dapat meningkatkan pemahaman pasien, mengurangi kecemasan, dan mendukung kepatuhan terhadap terapi jangka panjang seperti tamoxifen dan kemoterapi. Peningkatan juga terlihat dalam berbagai domain kualitas hidup, seperti fungsi fisik, emosional, dan sosial. Namun, beberapa studi menunjukkan hasil yang tidak konsisten, terutama dalam perbedaan statistik pada perubahan kualitas hidup, yang mungkin disebabkan oleh ukuran sampel, durasi intervensi, atau faktor lain seperti dukungan keluarga dan prognosis penyakit. Secara keseluruhan, keterlibatan apoteker menjadi bagian tak terpisahkan dalam perawatan onkologi sebagai edukator sekaligus pendamping terapi jangka panjang.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/982 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Hermawan Setya Budi, Entris Sutrisno; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 3039-3047; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 3039-3047; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1147 |

