Hasibuan, Putri Yupa dan Daulay, Anny Sartika dan Ridwanto, Ridwanto dan Pulungan, Ainil Fithri (2025) Determination of Tannin Content in Mangkokan Leaves (Polyscias scutellaria (Burm.f.) Fosberg) and Guava Leaves (Psidium guajava L.) Using UV-Vis Spectrophotometry / Penetapan Kadar Tanin Daun Mangkokan (Polyscias scutellaria (Burm.f.) fosberg) Dan Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Secara Spektrofotometri UV-Visible. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 3048-3057.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Tannins are secondary metabolites belonging to the polyphenol group that exhibit important biological activities, including antioxidant, antibacterial, and anti-inflammatory effects. Mangkokan leaves (Polyscias scutellaria) and guava leaves (Psidium guajava) have long been traditionally used; however, quantitative data regarding their tannin content, particularly in relation to different extraction methods, remain limited. This study aimed to determine total tannin content and identify tannin types in 70% ethanol extracts and infusions of both plants using UV-Vis spectrophotometry. The methodology included phytochemical screening, identification of hydrolyzable and condensed tannins using specific reagents, and quantitative determination of total tannin content using the Folin–Ciocalteu method with gallic acid as a standard. Measurements were carried out at a maximum wavelength of 769 nm, with a regression equation of y = 0.2186x + 0.0024 and a coefficient of determination (R²) of 0.994. The results showed that all samples contained both hydrolyzable and condensed tannins. The highest tannin content was found in the ethanol extract of guava leaves (17.7998 ± 0.0789 mg/g), while the lowest was observed in the infusion of mangkokan leaves (14.0788 ± 0.1986 mg/g). These findings indicate that the type of solvent and extraction method significantly affect tannin yield, with 70% ethanol being more effective than water. In conclusion, both mangkokan and guava leaves have potential as natural sources of tannins, with ethanol extraction providing more optimal results. UV-Vis spectrophotometry proved to be an accurate, sensitive, and reliable method for the quantitative analysis of tannins in plant materials.
Tanin merupakan senyawa metabolit sekunder golongan polifenol yang memiliki aktivitas biologis penting, seperti antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi. Daun mangkokan (Polyscias scutellaria) dan daun jambu biji (Psidium guajava) telah lama dimanfaatkan secara tradisional, namun data kuantitatif mengenai kandungan tanin, khususnya perbandingan antar metode ekstraksi, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar tanin total serta mengidentifikasi jenis tanin pada ekstrak etanol 70% dan infusa dari kedua tanaman tersebut menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Metode penelitian meliputi skrining fitokimia, identifikasi tanin terhidrolisis dan terkondensasi menggunakan pereaksi spesifik, serta penetapan kadar tanin total dengan metode Folin–Ciocalteu menggunakan asam galat sebagai standar. Pengukuran dilakukan pada panjang gelombang maksimum 769 nm, dengan persamaan regresi linear y = 0,2186x + 0,0024 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,994. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel mengandung tanin terhidrolisis dan terkondensasi. Kadar tanin tertinggi diperoleh pada ekstrak etanol daun jambu biji sebesar 17,7998 ± 0,0789 mg/g, sedangkan kadar terendah terdapat pada infusa daun mangkokan sebesar 14,0788 ± 0,1986 mg/g. Perbedaan ini menunjukkan bahwa jenis pelarut dan metode ekstraksi berpengaruh terhadap jumlah tanin yang diperoleh, di mana etanol 70% lebih efektif dibandingkan air. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa daun mangkokan dan daun jambu biji berpotensi sebagai sumber tanin alami, dengan metode ekstraksi menggunakan etanol 70% memberikan hasil yang lebih optimal. Metode spektrofotometri UV-Vis terbukti akurat, sensitif, dan dapat diandalkan untuk analisis kuantitatif kadar tanin pada bahan alam.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/972 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Putri Yupa Hasibuan, Anny Sartika Daulay , Ridwanto, Ainil Fithri Pulungan ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 3048-3057; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 4 (2025); 3048-3057; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1144 |

