Ristiana, Zahra Amalia dan Fauziah, Fauziah dan Setianingsih, Siti (2025) Analysis of the Relationship Between Pharmacological Adherence and Low-Sodium Diet Compliance with Blood Pressure in Hypertensive Patients at Several Public Health Centers in Banyumas Regency / Analisis Hubungan Kepatuhan Farmakologis dan Kepatuhan Diet Rendah Natrium dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Beberapa Puskesmas Kabupaten Banyumas. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1887-1893.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Introduction: Hypertension is a chronic condition that requires long-term management through adherence to pharmacological therapy and a low-sodium diet. Both factors play an essential role in controlling blood pressure and preventing complications. Methods: This study employed a quantitative observational design with a cross-sectional approach conducted in February 2025 at four public health centers in Banyumas Regency. A total of 70 hypertensive patients enrolled in the PROLANIS program were selected using purposive sampling. Data were collected through interviews and health status documentation, then analyzed using the Chi-Square test and odds ratio (OR). Results: No significant relationship was found between pharmacological adherence and blood pressure (p systolic = 0.131; p diastolic = 0.434). Conversely, a significant association was observed between adherence to a low-sodium diet and blood pressure (p systolic = 0.000; p diastolic = 0.003). Odds ratio analysis indicated that patients adhering to a low-sodium diet were 1.86 times more likely to achieve controlled blood pressure compared to those who were non-adherent. Conclusion: Adherence to a low-sodium diet has a greater influence on blood pressure control than medication adherence. Therefore, educational interventions emphasizing the importance of dietary management and consistent medication intake should be optimized to improve the effectiveness of hypertension therapy in primary health care settings.
Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang melalui kepatuhan terhadap farmakologis dan diet rendah natrium. Kedua aspek ini memiliki peran penting dalam mengontrol tekanan darah dan mencegah komplikasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada Februari 2025 di empat Puskesmas Kabupaten Banyumas. Sebanyak 70 pasien hipertensi program PROLANIS dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi status kesehatan, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dan Odds Ratio. Hasil: Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kepatuhan farmakologis dan tekanan darah (p sistolik = 0,131; p diastolik = 0,434). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan terhadap diet rendah natrium dan tekanan darah (p sistolik = 0,000; p diastolik = 0,003). Analisis odds ratio menunjukkan bahwa pasien yang patuh terhadap diet rendah natrium memiliki peluang 1,86 kali lebih besar untuk mencapai tekanan darah terkontrol dibandingkan pasien yang tidak patuh. Kesimpulan: Kepatuhan terhadap diet rendah natrium terbukti lebih berpengaruh dalam menurunkan tekanan darah dibandingkan kepatuhan minum obat. Oleh karena itu, edukasi terkait pentingnya diet rendah natrium serta konsumsi obat yang konsisten perlu dioptimalkan untuk meningkatkan keberhasilan terapi hipertensi di layanan kesehatan primer.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/967 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Zahra Amalia Ristiana, Fauziah Fauziah , Siti Setianingsih ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1887-1893; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1887-1893; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1143 |

