Giovana Zola, Elpa dan Hartesi, Barmi dan Anggresani, Lia (2025) Formulation Gel Ethyl Acetate Fraction Stem Jarak Cina (Jattropha multifida L.) Effectiveness in Burn Healing / Formulasi Gel dari Fraksi Etil Asetat Batang Jarak Cina (Jatropha multifida L.) Efektivitas Terhadap Luka Bakar. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1524-1532.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: Burns represent a condition of damaged or lost skin tissue due to high-temperature exposure. Oral therapy has limitations in penetrating hardened skin tissue, necessitating topical preparations such as gels that offer advantages in comfort, absorption capability, and ease of application. The stem of physic nut (Jatropha multifida L.) contains bioactive compounds including alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins that may accelerate burn wound healing, particularly in its ethyl acetate fraction. Objective: This study aimed to formulate the ethyl acetate fraction of physic nut stem into a gel preparation and evaluate the effect of concentration variations on burn wound healing efficacy. Methods: Physic nut stems were extracted with 96% ethanol, then fractionated using n-hexane, ethyl acetate, and ethanol solvents. The ethyl acetate fraction was formulated into a hydrophilic gel at concentrations of 0.140%, 0.281%, and 0.421%. The gel preparations were evaluated through organoleptic tests, homogeneity, pH, spreadability, stability, irritation, and burn healing efficacy tests in rabbits. Results: Phytochemical screening revealed that the ethyl acetate fraction contained alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins. All gel formulations met physical preparation requirements with skin-compatible pH (5.95-6.37). Formula F1 (0.140%) demonstrated optimal burn healing efficacy, equivalent to positive control (p > 0.05), and was topically safe (non-irritating). Conclusion: The ethyl acetate fraction of physic nut stem was successfully formulated into a stable and effective gel preparation for burn wound healing, with 0.140% as the optimal concentration. Further studies are required to examine toxicity and the mechanism of action of active compounds.
Latar Belakang: Luka bakar merupakan kondisi rusak atau hilangnya jaringan kulit akibat paparan suhu tinggi. Terapi oral memiliki keterbatasan dalam penetrasi jaringan kulit yang mengeras, sehingga diperlukan sediaan topikal seperti gel yang memiliki keunggulan dalam hal kenyamanan, kemampuan penyerapan, dan kemudahan penggunaan. Batang jarak cina (Jatropha multifida L.) mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang berpotensi mempercepat penyembuhan luka bakar, khususnya dalam fraksi etil asetat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan fraksi etil asetat batang jarak cina ke dalam sediaan gel serta menguji pengaruh variasi konsentrasinya terhadap efektivitas penyembuhan luka bakar. Metode: Batang jarak cina diekstraksi dengan etanol 96%, kemudian difraksinasi menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol. Fraksi etil asetat diformulasikan menjadi gel hidrofilik dengan konsentrasi 0,140%, 0,281%, dan 0,421%. Sediaan gel dievaluasi meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, stabilitas, iritasi, serta uji efektivitas pada luka bakar kelinci. Hasil: Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa fraksi etil asetat mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Semua formula gel memenuhi persyaratan fisik sediaan, dengan pH (5,95–6,37) yang sesuai untuk kulit. Formula F1 (0,140%) menunjukkan efektivitas terbaik dalam penyembuhan luka bakar, setara dengan kontrol positif (p > 0,05), serta aman secara topikal (tidak menimbulkan iritasi). Kesimpulan: Fraksi etil asetat batang jarak cina berhasil diformulasikan menjadi sediaan gel yang stabil dan efektif untuk penyembuhan luka bakar, dengan konsentrasi optimal 0,140%. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji toksisitas dan mekanisme kerja senyawa aktif.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/966 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Elpa Giovana Zola, Barmi Hartesi, Lia Anggresani; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1524-1532; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1524-1532; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1142 |

