Nuurositha, Nuurositha dan Wahyuni, Fitri Ayu dan Erwina, Wiwi dan Rahman, Rifazul Aulia (2025) Analysis of the Relationship Between Sociodemographic and Socioeconomic Factors and the Medication Adherence Level of Type 2 Diabetes Mellitus Patients at Puskesmas Damai Based on MMAS-8 / Analisis Hubungan Faktor Sosiodemografi dan Sosioekonomi Dengan Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Damai Berdasarkan MMAS-8. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1877-1886.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a chronic disease requiring long-term therapy. Patient adherence to medication plays a crucial role in preventing complications. Unfortunately, the level of medication adherence among T2DM patients remains suboptimal and is influenced by various factors, including sociodemographic and socioeconomic factors. This study aims to analyze the association between sociodemographic and socioeconomic factors and medication adherence in T2DM patients at Puskesmas Damai, Balikpapan City. A cross-sectional design was applied with total sampling of all T2DM patients at Puskesmas Damai meeting the inclusion criteria. The Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) questionnaire was used to assess medication adherence. Data were analyzed using univariate and bivariate methods, with chi-square tests for associations. Bivariate analysis showed that gender (p = 0.021) and age (p = 0.039) were significantly associated with medication adherence. Meanwhile, education level (p = 0.428), employment status (p = 0.865), and income (p = 0.836) were not significantly associated. Understanding the factors influencing patient adherence can inform the design of more effective interventions to improve medication adherence and treatment outcomes in T2DM patients.
Diabetes melitus tipe-2 (DM Tipe 2) adalah penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Kepatuhan pasien dalam menjalani terapi memegang peranan penting untuk mencegah komplikasi. Namun, tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien DM sering dilaporkan masih rendah dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor sosiodemografi dan sosioekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor sosiodemografi dan sosioekonomi dengan tingkat kepatuhan pengobatan pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Damai, Kota Balikpapan. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan teknik total sampling pada seluruh pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Damai yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) untuk mengukur kepatuhan minum obat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin (p = 0,021) dan usia (p = 0,039) memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kepatuhan pengobatan pasien. Sementara itu, tingkat pendidikan (p = 0,428), status pekerjaan (p = 0,865), dan pendapatan (p = 0,836) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien dapat menjadi dasar perancangan intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan luaran terapi pada pasien DM Tipe 2.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/954 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Nuurositha, Fitri Ayu Wahyuni , Wiwi Erwina , Rifazul Aulia Rahman ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1877-1886; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1877-1886; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1135 |

