UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Comparison of Phenolic and Antioxidant Contents in Tea Brewing and Kombucha Tea Variants by Visible Spectrophotometry / Perbandingan Kandungan Fenolik dan Aktivitas Antioksidan pada Varian Seduhan Teh dan Varian Teh Kombucha Secara Spektrofotometri Visible

Maghfirah, Dini dan Pulungan, Ainil Fithri dan Ridwanto, Ridwanto dan Yuniarti, Rafita (2025) Comparison of Phenolic and Antioxidant Contents in Tea Brewing and Kombucha Tea Variants by Visible Spectrophotometry / Perbandingan Kandungan Fenolik dan Aktivitas Antioksidan pada Varian Seduhan Teh dan Varian Teh Kombucha Secara Spektrofotometri Visible. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1384-1397.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

One of the most widely consumed aromatic beverages in the world is tea. Tea shoots are rich in polyphenolic compounds that function as antioxidants. Not many people know that tea can be fermented with a type of bacteria and yeast culture that can be consumed as a drink for health known as kombucha tea. The health benefits of consuming kombucha tea as anti-carcinogenic, anti-diabetic, detoxification, increased immune response, treating stomach ulcers and lowering cholesterol levels as well as high blood pressure. The purpose of this study was to determine the total phenolic content and antioxidant activity as well as the comparison of total phenolic content and antioxidant activity in tea brewing variations with kombucha tea variations. The methods carried out include testing the total phenolic content and antioxidant activity using the DPPH method on tea brewing variants and kombucha tea variants by visible spectrophotometry.mThe results of total phenolic content in black tea, green tea, and oolong tea were 24,480 mgGAE/g, 26,538 mgGAE/g, and 38,427 mgGAE/g, respectively, while kombucha black tea, green tea, and oolong tea were 39,264 mgGAE/g, 58,581 mgGAE/g, and 64,299 mgGAE/g, respectively. Brewed black tea, green tea, and oolong tea have antioxidant activity with IC50 values of 105,68 ppm in teh moderate category, 81,59 ppm in teh strong category, and 56,25 ppm in the strong category, respectively. In kombucha black tea, green tea, and oolong tea have antioxidant activity with IC50 values respectively 101,60 ppm with moderate category, 55,82 ppm with strong category, and 39,69 ppm with very strong category. While teh vitamin C comparator has antioxidant activity with an IC50 value of 3,22 ppm with a very strong category.

Salah satu minuman aromatik yang paling banyak dikonsumsi di dunia adalah teh. Pucuk teh kaya akan senyawa polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan. Belum banyak yang mengetahui bahwa teh dapat difermentasi dengan sejenis kultur bakteri dan khamir dapat dikonsumsi sebagai minuman untuk kesehatan yang dikenal dengan teh kombucha. Manfaat kesehatan mengkonsumsi teh kombucha sebagai anti-karsinogenik, anti-diabetes, detoksifikasi, peningkatan respon imun, mengobati sakit maag dan menurunkan kadar kolesterol juga darah tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  kandungan fenolik total dan aktivitas antioksidan serta perbandingan kandungan fenolik total dan aktivitas antioksidan pada variasi seduhan teh dengan variasi teh kombucha. Metode yang dilakukan meliputi pengujian kandungan fenolik total dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH pada varian seduhan teh dan varian teh kombucha secara spektrofotometri visible. Hasil kandungan fenolik total pada seduhan teh hitam, teh hijau, dan teh oolong secara berturut-turut yaitu sebesar 24,480 mgGAE/g, 26,538 mgGAE/g, dan 38,427 mgGAE/g, sedangkan kombucha teh hitam, teh hijau, dan teh oolong secara berturut- sebesar 39,264 mgGAE/g, 58,581 mgGAE/g, dan 64,299  mgGAE/g. Seduhan teh hitam, teh hijau, dan teh oolong memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 secara berturut-turut sebesar sebesar 105,68 ppm dengan kategori sedang, 81,59 ppm dengan kategori  kuat, dan 56,25 ppm dengan kategori kuat. Pada kombucha teh hitam, teh hijau, dan teh oolong memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 secara berturut 101,60 ppm denga kategori sedang, 55,82 ppm dengan kategori kuat, dan 39,69 ppm dengan kategori sangat kuat. Sedangkan pada pembanding vitamin C memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 3,22 ppm dengan kategori sangat kuat.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/952 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Dini Maghfirah , Ainil Fithri Pulungan , Ridwanto, Rafita Yuniarti ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1384-1397; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1384-1397; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1134

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang