Amni, Hudiyah dan Fitria, Najmiatul dan Sari, Yelly Oktavia (2025) Potential Drug Interactions in Liver Cirrhosis: Patterns and Sociodemographic Factors / Interaksi Obat Potensial pada Sirosis Hati: Tinjauan Pola dan Faktor Sosiodemografi. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2118-2126.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Liver cirrhosis is a chronic condition characterised by the formation of regenerative nodules and fibrotic tissue resulting from prolonged liver damage. This condition is frequently accompanied by comorbidities and complications, often leading to the use of multiple medications (polypharmacy). Polypharmacy increases the risk of potential drug interactions, which may worsen clinical outcomes. This study aimed to describe the patterns of possible drug interactions and the sociodemographic characteristics of hospitalised patients with cirrhosis at Dr M. Djamil Central General Hospital in Padang. A cross-sectional study was conducted using prospectively collected data from patient medical records. A total of 579 medications used by 50 patients were classified into three categories: cirrhosis-specific drugs (48.9%), symptomatic treatments (43.2%), and medications for comorbid conditions (7.95%). Analysis with drugs.com showed potential drug interactions in 96% of patients, most commonly moderate–to–minor combinations (48%), followed by major, moderate, and minor interactions (22%). In comparison, moderate interactions only and major moderate combinations occurred in 18% and 9% of patients, respectively. In terms of sociodemographic characteristics, most patients were male (58%), under 65 years old (64%), had more than one comorbidity (52%), had a basic education level (32%), were still employed (56%), and did not engage in high-risk social behaviors such as smoking or alcohol consumption (48%).
Sirosis hati merupakan kondisi kronis yang ditandai dengan terbentuknya nodul regeneratif dan jaringan fibrotik akibat kerusakan pada hati dalam jangka waktu yang panjang. Kondisi ini sering disertai oleh penyakit penyerta dan komplikasi sehingga menyebabkan pasien menerima banyak obat (polifarmasi). Polifarmasi dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat potensial dalam tubuh sehingga menyebabkan perburukan luaran klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interaksi obat potensial yang terjadi dan polanya serta karakteristik sosiodemografi pasien sirosis hati yang menjalani rawat inap di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian potong lintang dengan pengumpulan data secara prospektif dari data rekam medis pasien. Sebanyak 579 obat yang digunakan oleh 50 pasien dibagi ke dalam tiga kelompok obat: obat terkait sirosis langsung (48.9 %), obat untuk simptomatik (43,2 %), dan obat untuk mengatasi komorbid (7.95 %). Hasil analisis dengan drugs.com menunjukkan bahwa potensi interaksi obat terdapat pada 96% pasien. Pola interaksi yang paling dominan adalah kombinasi interaksi sedang–ringan (48%), diikuti oleh kombinasi interaksi berat, sedang, dan ringan (22%). Selain itu, interaksi sedang saja ditemukan pada 18% pasien, sedangkan kombinasi berat–sedang tercatat pada 9% pasien. Berdasarkan karakteristik sosiodemografi, mayoritas pasien adalah laki-laki (58 %), berusia di bawah 65 tahun (64 %), memiliki lebih dari satu komorbid (52 %), berpendidikan dasar (32 %), masih bekerja (56 %), dan tidak memiliki kebiasaan sosial berisiko, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol (48 %).
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/910 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Hudiyah Amni, Najmiatul Fitria, Yelly Oktavia Sari; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 2118-2126; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 2118-2126; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1114 |

