Hafiza, Haura dan Wani, Afivah Putri dan Fitri, Aida dan Sihombing, Esmina dan Hutajulu, Dwi Elalia Br dan Nababan, Tiarnida (2025) The Relationship between Characteristics and Mother's Behavior in Providing Complementary Feeding with the Occurrence of Closed Mouth Movement (GTM) and Nutritional Status of Infants Aged 12-24 Months / Hubungan Karakteristik dan Perilaku Ibu dalam Pemberian MP-ASI dengan Kejadian Gerakan Tutup Mulut (GTM) serta Status Gizi Bayi Usia 12-24 Bulan. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 975-982.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
According to WHO 2022 data, approximately 45 million toddlers worldwide experience wasting, with malnutrition being a major contributor to child mortality. One contributing factor is suboptimal complementary feeding practices. Food Refusal Behavior (FRB), characterized by a child's mouth-closing and eating refusal, is a common phenomenon during complementary feeding that may affect nutritional status. This quantitative cross-sectional study was conducted at Hj Hanum Clinic with 43 respondents selected through total sampling to analyze the relationship between maternal characteristics/behaviors and the incidence of FRB and nutritional status in infants aged 12-24 months. Data were collected through questionnaires and observations, then analyzed using chi-square tests. Results revealed significant associations between FRB incidence and parity (p<0.001), maternal behavior (p<0.001), and maternal occupation (p=0.002). Similarly, child nutritional status showed significant relationships with these three factors. However, maternal education demonstrated no significant association with either FRB incidence (p=0.539) or child nutritional status (p=0.149). These findings underscore the importance of considering parity and maternal behavior in FRB prevention and nutritional status improvement, while formal maternal education appears non-determinative in this context.
Menurut data WHO tahun 2022, sekitar 45 juta balita di dunia mengalami wasting dengan malnutrisi sebagai kontributor utama mortalitas anak. Salah satu faktor penyebabnya adalah praktik pemberian MP-ASI yang tidak optimal. Gerakan Tutup Mulut (GTM), yaitu perilaku anak menolak makan dengan menutup mulut, menjadi fenomena umum selama pemberian MP-ASI yang dapat memengaruhi status gizi. Penelitian cross-sectional kuantitatif ini dilakukan di Klinik Hj Hanum dengan 43 responden yang dipilih melalui total sampling untuk menganalisis hubungan karakteristik dan perilaku ibu terhadap kejadian GTM dan status gizi bayi 12-24 bulan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara kejadian GTM dengan paritas (p<0,001), perilaku ibu (p<0,001), dan pekerjaan ibu (p=0,002). Status gizi anak juga berhubungan signifikan dengan ketiga faktor tersebut. Namun, pendidikan ibu tidak menunjukkan hubungan signifikan baik dengan kejadian GTM (p=0,539) maupun status gizi anak (p=0,149). Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan faktor paritas dan perilaku ibu dalam upaya pencegahan GTM dan perbaikan status gizi, sementara pendidikan formal ibu ternyata tidak menjadi faktor penentu dalam konteks ini.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/878 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Haura Hafiza, Afivah Putri Wani , Aida Fitri , Esmina Sihombing , Dwi Elalia Br Hutajulu , Tiarnida Nababan; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 975-982; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 975-982; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i2 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1091 |

