UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Scientific Mapping of Brassicaceae Plants’ Potential for Anti-inflammatory Applications: A Bibliometric Analysis Covering the Period 2003−2024 / Pemetaan Saintifik terhadap Potensi Tanaman Brassicaceae sebagai Anti-inflamasi: Analisis Bibliometrik Periode Tahun 2003−2024

Tivanie, Riza Ayu dan Murti, Yosi Bayu dan Illian, Didi Nurhadi dan Nugroho, Agung Endro (2025) Scientific Mapping of Brassicaceae Plants’ Potential for Anti-inflammatory Applications: A Bibliometric Analysis Covering the Period 2003−2024 / Pemetaan Saintifik terhadap Potensi Tanaman Brassicaceae sebagai Anti-inflamasi: Analisis Bibliometrik Periode Tahun 2003−2024. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1216-1235.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

The Brassicaceae family is recognized for its antioxidant and anti-inflammatory properties. Due to its widespread distribution, it serves as a prominent source of bioactive phytochemicals, attracting considerable research interest. Brassicaceae plants contain several secondary metabolites, including glucosinolates, which are precursors to bioactive compounds like isothiocyanates (e.g., sulforaphane) that have demonstrated anti-inflammatory effects. This study aims to investigate keywords, countries, number of publications, institutions, authors, and journals related to Brassicaceae plants as anti-inflammatory agents during the period 2003–2024 using a comprehensive bibliometric analysis method. Information was collected using the Scopus database, followed by data analysis using the Biblioshiny R Package and VOSviewer. A total of 760 articles meeting the inclusion criteria were analyzed. The results indicate that 2023 saw the largest increase in research publications, with China emerging as the leading contributor, while the USA had the highest citation count. The International Journal of Molecular Sciences was identified as the most popular publishing journal. Kyung Hee University was designated as the most productive institution, with Li Y as the author with the highest contribution. Bibliometric data also highlighted several therapeutic target molecules, including cytokines, nitric oxide, cyclooxygenase-2, and Nrf2, which play crucial roles in the action mechanisms of signature metabolites from Brassicaceae plants, including sulforaphane, isothiocyanates, glucosinolates, and flavonoids, for therapeutic purposes as anti-inflammatory, antioxidant, antimicrobial, and chemopreventive agents. These findings highlight the significant potential of Brassicaceae medicinal plants for various therapeutic mechanisms and provide recommendations for future research in the pharmacy field.

Brassicaceae adalah famili tanaman yang dikenal dengan aktivitas antioksidan dan anti-inflamasinya. Distribusi yang luas membuat tanaman ini berperan sebagai sumber fitokimia bioaktif yang penting, sehingga menarik minat penelitian yang signifikan. Tanaman Brassicaceae mengandung beberapa metabolit sekunder, termasuk glukosinolat, yang merupakan prekursor senyawa bioaktif seperti isotiosianat (misalnya sulforafan) yang telah terbukti memiliki efek anti-inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kata kunci, negara, jumlah publikasi, institusi, penulis, dan jurnal penerbit yang terkait dengan tanaman Brassicaceae sebagai anti-inflamasi pada periode tahun 2003−2024 menggunakan metode analisis bibliometrik yang komprehensif. Informasi dikumpulkan menggunakan basis data Scopus, diikuti dengan analisis data menggunakan Biblioshiny R Package dan VOSviewer. Total publikasi sebanyak 760 artikel yang memenuhi kriteria inklusi kemudian dianalisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa tahun 2023 mengalami peningkatan terbesar dalam publikasi penelitian, dengan negara China muncul sebagai kontributor utama, sementara USA memiliki jumlah sitasi tertinggi. International Journal of Molecular Sciences diidentifikasi sebagai jurnal penerbit yang terpopuler. Kyung Hee University ditetapkan sebagai institusi terproduktif, dengan Li Y sebagai penulis yang memberikan kontribusi tertinggi. Data bibliometrik juga menggambarkan beberapa molekul target terapeutik termasuk sitokin, oksida nitrit, siklooksigenase-2, dan Nrf2 yang berperan penting terhadap mekanisme aksi senyawa metabolit khas tanaman Brassicaceae seperti sulforafan, isotiosianat, glukosinolat, dan flavonoid untuk tujuan terapeutik sebagai anti-inflamasi, antioksidan, antimikrobial, dan kemopreventif. Temuan ini menekankan potensi signifikan pengembangan tanaman obat Brassicaceae untuk berbagai mekanisme terapeutik dan memberikan rekomendasi untuk penelitian di masa depan dalam bidang farmasi.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/871 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Riza Ayu Tivanie, Yosi Bayu Murti , Didi Nurhadi Illian, Agung Endro Nugroho ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 1216-1235; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 1216-1235; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1086

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang