Fakri, Fajar dan Isnaini, Nadia dan Nasution, Muhammad Amin dan Bakri, Tedy Kurniawan dan Illian, Didi Nurhadi dan Muhni, Akmal dan Andry, Muhammad (2025) Ethnopharmaceutical Study of Medicinal Plants in the Geothermal Area of Ie Seum, Aceh Besar: Exploring Traditional Knowledge and Pharmacological Potential. / Kajian Etnofarmasi Tumbuhan Obat di Kawasan Geotermal Ie Seum, Aceh Besar: Eksplorasi Pengetahuan Tradisional dan Potensi Farmakologis. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1160-1166.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Indonesia is recognised as one of the world's megadiverse countries, possessing extraordinary biological wealth, including the medicinal plant potential in the geothermal area of Ie Seum, Ie Seum Village, Mesjid Raya Subdistrict, Aceh Besar District. This study aimed to explore and document local communities' traditional knowledge regarding using medicinal plants through an ethnopharmaceutical approach. A descriptive qualitative method was employed, with data collected via semi-structured interviews and participatory observation involving purposively selected informants. The findings identified nine medicinal plant species, with Eupatorium inulifolium and Vitex pinnata demonstrating the highest use value (UV) scores of 0.750 and 0.438, respectively, indicating their dominant usage in traditional healing practices. Leaves were the most frequently utilised plant parts, with standard preparation methods including boiling and pounding. These plants have traditionally been used to treat various health conditions, including fever, wounds, skin infections, and digestive disorders. The findings highlight the richness of traditional knowledge in Ie Seum and its potential as a foundation for developing natural product-based medicines. The extreme environmental conditions of the geothermal area are believed to influence the bioactive metabolite composition of the plants, potentially enhancing their pharmacological properties. This study underscores the importance of preserving local knowledge and encourages further scientific exploration to support the sustainable use of medicinal plants in developing traditional medicines.
Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas yang memiliki kekayaan hayati luar biasa, termasuk potensi tumbuhan obat di kawasan geotermal Ie Seum, Desa Ie Seum, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan mendokumentasikan pengetahuan tradisional masyarakat setempat tentang pemanfaatan tumbuhan obat melalui pendekatan etnofarmasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif terhadap informan yang dipilih secara purposive sampling. Hasil studi mengidentifikasi terdapat sembilan spesies tumbuhan obat, dengan Eupatorium inulifolium dan Vitex pinnata menunjukkan nilai use value (UV) tertinggi masing-masing 0,750 dan 0,438 yang mencerminkan frekuensi penggunaan yang dominan dalam praktik pengobatan tradisional. Daun merupakan bagian tumbuhan yang paling sering dimanfaatkan, dengan teknik pengolahan utama berupa perebusan dan pelumatan. Tumbuhan di kawasan tersebut umumnya digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan seperti demam, luka, infeksi kulit, dan gangguan pencernaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tradisional masyarakat Ie Seum tentang pemanfaatan tumbuhan obat masih sangat kaya dan berpotensi menjadi dasar pengembangan obat berbasis bahan alam. Kondisi ekstrem di kawasan geotermal diyakini turut memengaruhi komposisi metabolit bioaktif tumbuhan, yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap potensi farmakologisnya. Temuan ini menegaskan pentingnya konservasi pengetahuan lokal dan perlunya studi lanjutan untuk mendukung pemanfaatan tumbuhan obat secara berkelanjutan dalam pengembangan obat tradisional.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/864 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Fajar Fakri , Nadia Isnaini , Muhammad Amin Nasution , Tedy Kurniawan Bakri , Didi Nurhadi Illian , Akmal Muhni , Muhammad Andry ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 1160-1166; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 1160-1166; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i2 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1080 |

