Munthe, Ariska dan Daulay, Anny Sartika dan Ridwanto, Ridwanto dan Pulungan, Ainil Fithri (2025) Determination of Rhodamine B Levels in Seasoning Powder Using TLC and HPLC Methods / Penetapan Kadar Rhodamin B Pada Bumbu Tabur Dengan Metode KLT Dan KCKT. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 642-652.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Rhodamine B is a colouring substance in the form of green or reddish-purple crystals, which are odourless and in the form of a bright red solution (fluorescent). Rhodamin B is a colouring substance that can only be used in the textile, paint, paper, or clothing industries, so it cannot be added to food. Rhodamine B is often used as a coloring agent in paper and textiles. This substance is the most dangerous; if consumed, it can cause problems with liver function and liver cancer. The stages of this research include a sample solution, making Rhodamin B standard stock solution, and making a mobile phase. Examination of qualitative analysis using thin layer chromatography and determination of Rhodamine B levels in seasoning performance liquid chromatography method. The results of the research showed that in the qualitative examination, there were two samples containing Rhodamin B. Rhodamin B levels were determined by determining the retention time and calculating Rhodamin B levels using the high-performance liquid chromatography method. The result of deciding Rhodamine B levels in the two samples containing Rhodamin B was sample A; 2,8915 mcg/g ,sampel B ; 19,6702 mcg/g Mcg/g. Then, the highest levels of Rhodamin B are found in sample B.
Rhodamin B merupakan zat pewarna berbentuk krital bewarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau dan dalam bentuk larutan bewarna merah terang (berfluoresensi). Rhodamin B adalah zat pewarna yang hanya dapat digunakan pada industri tekstil,cat,kertas atau pakaian sehingga tidak dapat ditambahkan kedalam makanan. Rhodamin B sering digunakan sebagai zat pewarna pada kertas dan tekstil, zat ini paling berbahaya bila di konsumsi bisa menyebabkan gangguan pada fungsi hati, bahkan kanker hati. Tahapan penelitian ini meliputi persiapan sampel, pembuatan larutan sampel, pembuatan larutan induk baku Rhodamin B, pembuatan fase gerak. Pemeriksaan analisis kualitatif dengan kromatografi lapis tipis dan penetapan kadar Rhodamin B pada sampel bumbu tabur dengan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Hasil penelitian menununjukkan bahwa dari pemeriksaan analisis kualitatif terdapat 2 sampel yang mengandung Rhodamin B. Penetapan kadar Rhodamin B dengan penentuan waktu retensi dan perhitungan kadar Rhodamin B dengan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Hasil penentuan kadar Rhodamin B pada ke dua sampel yang positif mengandung Rhodami B adalah sampel A; 2,8915 mcg/g 2,9533 mcg/g, sampel B; 19,6702 mcg/g 19,8209 mcg/g. Maka kadar Rhodamin B paling tinggi adalah sampel B.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/845 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Ariska Munthe, Anny Sartika Daulay, Ridwanto, Ainil Fithri Pulungan ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 642-652; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 642-652; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i2 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1071 |

