UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Reduction of Cyanide Acid (HCN) Level in Gadung Tuber (Dioscorea Hispida Dennst) through Extraction Process with Combination of NaHCO₃ and NaCl Concentration / Penurunan Kadar Asam Sianida (HCN) pada Umbi Gadung (Dioscorea Hispida Dennst) Melalui Proses Ekstraksi dengan Kombinasi Konsentrasi NaHCO₃ dan NaCl.

Nazua, Hanani dan Ainurrohmah, Syafika dan Saputro, Erwan Adi dan Triana, Nurul Widji (2025) Reduction of Cyanide Acid (HCN) Level in Gadung Tuber (Dioscorea Hispida Dennst) through Extraction Process with Combination of NaHCO₃ and NaCl Concentration / Penurunan Kadar Asam Sianida (HCN) pada Umbi Gadung (Dioscorea Hispida Dennst) Melalui Proses Ekstraksi dengan Kombinasi Konsentrasi NaHCO₃ dan NaCl. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1091-1099.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

The utilization of gadung tubers as an alternative food has limitations due to the presence of cyanide content, which can cause poisoning. The cyanide content is cyanogenic glycosides, which can be enzymatically hydrolyzed to form cyanide acid compounds (HCN). The cyanide content in gadung tubers averages around 362 ppm, while the safe limit for consumption of cyanide acid levels is ≤ 10 ppm. This study aims to reduce the cyanide acid content in gadung tubers through a maceration extraction process with a combination of Sodium Bicarbonate (NaHCO₃) and Sodium Chloride (NaCl) solvents so that it complies with the World Health Organization (WHO) standards. Gadung tuber extract was obtained from maceration extraction for 30 minutes in each solvent. Testing methods for cyanide acid in Gadung tubers include Titrimetry, Spectrophotometry, and Organoleptic. The combination of high concentrations of Sodium Bicarbonate (NaHCO₃) and Sodium Chloride (NaCl) can help reduce cyanide acid levels in gadung tubers. The initial cyanide acid level of 47.02 mg/kg can be reduced with the best concentration combination (10:15)%, where the analysis results in titrimetry amounted to 9 mg/kg, while in spectrophotometry it was 9.5 mg/kg. This shows that cyanide acid levels can be reduced by 80-81% so that these levels meet World Health Organization (WHO) standards.

Pemanfaatan umbi gadung sebagai pangan alternatif memiliki keterbatasan dikarenakan adanya kandungan sianida yang dapat menyebabkan keracunan. Kandungan sianida berbentuk glikosida sianogenik yang dapat terhidrolisis secara enzimatis membentuk senyawa asam sianida (HCN). Jumlah kandungan sianida pada umbi gadung rata-rata sekitar 362 ppm, sedangkan batas aman konsumsi kadar asam sianida, yaitu ≤ 10 ppm. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar asam sianida pada umbi gadung melalui proses ekstraksi maserasi dengan kombinasi pelarut Natrium Bikarbonat (NaHCO₃) dan Natrium Klorida (NaCl) sehingga sesuai dengan standar World Health Organization (WHO). Ekstrak umbi Gadung diperoleh dari ekstraksi maserasi selama 30 menit pada masing-masing pelarut. Metode pengujian asam sianida pada umbi Gadung meliputi Titrimetri, Spektrofotometri, dan Organoleptik. Kombinasi konsentrasi Natrium Bikarbonat (NaHCO₃) dan Natrium Klorida (NaCl) yang tinggi dapat berpengaruh untuk menurunkan kadar asam sianida pada umbi gadung. Kadar asam sianida yang awalnya sebesar 47,02 mg/kg dapat diturunkan dengan kombinasi konsentrasi terbaik (10:15)%, dimana hasil analisis pada titrimetri sebesar 9 mg/kg sedangkan pada spektrofotometri sebesar 9,5 mg/kg. Hal tersebut menunjukkan bahwa kadar asam sianida dapat diturunkan sebesar 80-81% sehingga kadar tersebut telah memenuhi standar World Health Organization (WHO).

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/802 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Hanani Nazua, Syafika Ainurrohmah , Erwan Adi Saputro, Nurul Widji Triana; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 1091-1099; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 1091-1099; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1057

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang