UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Nutritional Status and Its Impact on Pulmonary Tuberculosis Recurrence at The Surakarta Public Pulmonary Health Center / Hubungan Status Gizi dan Kekambuhan Tuberkulosis di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta

Febriyanti, Eka dan Amelia, Ayu dan Meilanda, Rastria dan Syahputra, Ghalib Syukrillah (2025) Nutritional Status and Its Impact on Pulmonary Tuberculosis Recurrence at The Surakarta Public Pulmonary Health Center / Hubungan Status Gizi dan Kekambuhan Tuberkulosis di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 960-966.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Malnutrition can weaken the immune system, thereby increasing the risk of Mycobacterium tuberculosis infection. The aim of this study was to determine the risk of tuberculosis (TB) recurrence associated with the nutritional status of TB patients. This study was conducted at the Surakarta Center for Lung Health in 2017 using a case-control design. The study included 15 individuals in the control group (patients who had been cured of TB) and 15 individuals in the case group (patients who experienced TB recurrence). Inclusion criteria for this study were TB patients aged 18-65 years, both male and female, who had completed the full course of TB treatment, and who had complete data on nutritional status measured through Body Mass Index (BMI) and documented dietary intake in medical records. Patients with metabolic disorders or chronic diseases other than TB that could influence nutritional status were excluded. Data were collected from medical records and analyzed using SPSS version 25. The results showed that patients with poor nutritional status (below the normal BMI) had a significantly higher risk of TB recurrence (p = 0.028). Another finding indicated that patients who had a habit of consuming alcohol also had a higher likelihood of TB recurrence (p = 0.001). The conclusion of this study is that poor nutritional status plays a role in the occurrence of recurrent tuberculosis.

Penurunan status gizi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan risiko infeksi Mycobacterium tuberculosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui risiko kekambuhan tuberkulosis (TB) yang dikaitkan dengan status gizi pasien TB. Penelitian ini dilakukan di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta pada tahun 2017 dengan rancangan penelitian case control. Terdapat 15 orang dalam kelompok kontrol (pasien TB yang sembuh) dan 15 orang pada kelompok kasus (pasien TB yang mengalami kekambuhan TB). Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah pasien TB berusia 18-65 tahun, baik laki-laki maupun perempuan, yang telah menyelesaikan pengobatan TB secara penuh, serta pasien yang memiliki data lengkap mengenai status gizi yang diukur melalui Indeks Massa Tubuh (IMT) dan asupan gizi yang tercatat dalam rekam medis. Pasien juga harus tidak memiliki gangguan metabolik atau penyakit kronis selain TB yang dapat mempengaruhi status gizi. Data diambil dari rekam medis dan diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan status gizi yang buruk (di bawah IMT normal) memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kekambuhan tuberkulosis (p = 0,028). Temuan lain menunjukkan bahwa pasien yang memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol juga memiliki potensi kekambuhan TB yang lebih tinggi (p = 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah status gizi yang buruk berperan dalam terjadinya kekambuhan tuberkulosis.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/792 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Eka Febriyanti , Ayu Amelia , Rastria Meilanda , Ghalib Syukrillah Syahputra ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 960-966; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 960-966; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1049

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang