UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Antioxidant activity and toxicity test of yellow wood extract (Arcangelisia flava (L. Merr)) / Uji aktivitas antioksidan dan toksisitas dari ekstrak kayu kuning (Arcangelisia flava (L.Merr))

Shilvia, Fatin dan Daulay, Anny Sartika dan Ridwanto, Ridwanto dan Rahayu, Yayuk Putri (2025) Antioxidant activity and toxicity test of yellow wood extract (Arcangelisia flava (L. Merr)) / Uji aktivitas antioksidan dan toksisitas dari ekstrak kayu kuning (Arcangelisia flava (L.Merr)). Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 520-535.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Currently, people are beginning to shift towards traditional medicine using natural ingredients. One of the medicinal plants is Yellow Wood (Arcangelisia flava (L.) Merr). Yellow wood has been proven to have antioxidant, antimalarial, antidepressant, antidiabetic, and anticancer activities. The purpose of this study is to determine the antioxidant activity of yellow wood by analyzing its IC50 value and to evaluate the toxicity of yellow wood extract by determining its LC50 value. In this study, the antioxidant activity of the extract was tested using the 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) method, while the toxicity of yellow wood extract was assessed using the brine shrimp lethality test (BSLT) method with several concentration variants. The analysis of antioxidant activity in yellow wood using the 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl method resulted in an IC50 value of 9.65 µg/ml, while vitamin C had an IC50 value of 3.96 µg/ml. Based on these results, both yellow wood and vitamin C fall into the category of very strong antioxidant activity. The probit analysis of the toxicity test of yellow wood extract using the brine shrimp lethality test method showed an LC50 value of 287.872 µg/ml, which is categorized as toxic. 

Saat ini masyarakat mulai beralih pada pengobatan tradisional dengan bahan-bahan alami. Salah satu tumbuhan yang berkhasiat obat adalah Kayu Kuning (Arcangelisia flava (L.) Merr). Kayu kuning telah terbukti mempunyai aktivitas sebagai antioksidan, antimalaria, antidepresan, antidiabetes, dan juga antikanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada kayu kuning dengan melihat nilai IC50 dan untuk mengetahui daya toksisitas ekstrak kayu kuning dengan melihat nilai LC50. Pada penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas antioksidan ekstrak dengan menggunakan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) dan pengujian toksisitas ekstrak kayu kuning dengan menggunakan metode brine shrimp lethality test (BSLT) dengan beberapa varian kosentrasi. Hasil analisis aktivitas antioksidan pada kayu kuning dengan menggunakan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl memiliki nilai IC50 9,65 µg/ml dan nilai IC50  vitamin C sebesar 3,96 µg/ml. Dimana dari hasil tersebut kayu kuning memiliki aktivitas antioksidan dan vitamin C dengan kategori sangat kuat. Hasil analisia probit pengujian toksisitas ekstrak kayu kuning dengan menggunakan metode brine shrimp lethality test memiliki nilai LC50 287,872 µg/ml dengan kategori toksik.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/776 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Fatin Shilvia, Anny Sartika Daulay, Ridwanto, Yayuk Putri Rahayu; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 1 (2025); 520-535; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 1 (2025); 520-535; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i1
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1039

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang