Gemantari, Baiq Maylinda (2025) A microbiological study of Annona muricata Lim. Folium partitioned extract against Propionibacterium acnes and Staphylococcus aureus. / Kajian mikrobiologi ekstrak terpartisi Annona muricata Lim. Folium terhadap Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 626-633.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Annona muricata is a plant broadly reported to have various medicinal benefits and has been widely used around the world. The leaves are a part reported to have antimicrobial activity. This study aimed to determine the antimicrobial properties of A.muricata leaves partitioned extract against Propionibacterium acnes and Staphylococcus aureus. The partitioned extract was obtained by liquid-liquid partition of ethanolic extract using N-hexane, ethyl acetate, and ethanol. An antimicrobial study was conducted using the Kirby-Bauer method. The result showed that at the highest concentration model used, antimicrobial activity was shown in N-hexane partitioned extract and ethyl acetate partitioned extract. Those properties were known to correlate with some groups of secondary metabolites, including flavonoid, steroid, phenolic, and saponin.
Tanaman Annona muricata telah dilaporkan memiliki beragam khasiat yang sejak dulu telah dimanfaatkan secara tradisional. Bagian daun dari tanaman A.muricata merupakan salah satu bagian tanaman yang diketahui bertanggungjawab pada aktivitas antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri ekstrak terpartisi daun A.muricata terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Staphyloccous aureus. Ekstrak terpartisi dibuat dari ekstrak etanol yang dipartisi ke dalam pelarut N-heksan, etil asetat, dan etanol. Aktivitas antimikroba dari ketiga esktrak terpartisi diuji menggunakan metode Kirby-Bauer. Diperoleh hasil bahwa pada model konsentrasi yang digunakan, aktivitas antimikroba ditunjukkan pada ekstrak terpartisi N-heksan dan ekstrak terpartisi etil asetat. Hasil yang ditunjukkan tersebut berhubungan dengan golongan senyawa yang dimiliki masing-masing ekstrak terpartisi. Pada kedua ekstrak terpatisi yang memberikan respon positif pada pengujian antimikroba terhadap P.acnes dan S.aureus, terdeteksi adanya kandungan golongan senyawa flavonoid, steroid, fenolik serta saponin.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/745 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Baiq Maylinda Gemantari; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 626-633; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 2 (2025); 626-633; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i2 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1032 |

