UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Determination of flavonoid levels of raru bark methanol extract (Cotylelobium lanceolatum Craib) on variations in solvent concentration using UV-Vis spectrophotometry method / Penetapan kadar flavonoid ekstrak metanol kulit kayu raru (Cotylelobium lanceolatum Craib) pada variasi konsentrasi pelarut menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis

Nasution, Kartika Zsaskia dan Daulay, Anny Sartika dan Ridwanto, Ridwanto dan Nasution, Haris Munandar (2025) Determination of flavonoid levels of raru bark methanol extract (Cotylelobium lanceolatum Craib) on variations in solvent concentration using UV-Vis spectrophotometry method / Penetapan kadar flavonoid ekstrak metanol kulit kayu raru (Cotylelobium lanceolatum Craib) pada variasi konsentrasi pelarut menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 437-449.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

The use of plant-based traditional medicine remains a common practice in developing countries, with more than 80% of the population relying on it for healthcare and treatment. In Indonesia, natural medicines continue to be a primary choice for public health, aligning with local traditions and cultural practices. One such medicinal plant is raru bark, which possesses various pharmacological activities, including antidiabetic, astringent, antilaxative, antibacterial, antiseptic, antidiarrheal, and blood-clotting properties. This study aims to characterize the methanol extract of raru bark and determine its flavonoid content using UV-Vis spectrophotometry. The research stages included plant material processing, methanol extraction, characterization tests, macroscopic and microscopic examinations, phytochemical screening, and flavonoid quantification. Phytochemical analysis revealed that the methanol extract of raru bark contains flavonoids, tannins, saponins, and triterpenoids. Characterization tests showed that all evaluated parameters met the required standards. Flavonoid quantification was performed by determining the maximum wavelength of quercetin using UV-Vis spectrophotometry at different solvent concentrations. The results indicated that the total flavonoid content at a 96% solvent concentration was 1.625 ± 0.153 mgQE/g, at 70% was 1.318 ± 0.003 mgQE/g, and at 50% was 1.146 ± 0.006 mgQE/g.

Penggunaan obat tradisional berbasis tanaman masih menjadi praktik umum di negara berkembang, dengan lebih dari 80% penduduk memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan dan sebagai metode pengobatan. Di Indonesia, obat-obatan alami tetap menjadi pilihan utama dalam perawatan kesehatan masyarakat, sejalan dengan tradisi dan budaya setempat. Salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan tradisional adalah kulit kayu raru, yang diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis, termasuk sebagai antidiabetes, astringen, antilaksatif, antibakteri, antiseptik, antidiare, dan agen penggumpal darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi ekstrak metanol kulit kayu raru serta menentukan kadar flavonoidnya menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Tahapan penelitian meliputi pengolahan bahan tanaman, pembuatan ekstrak metanol, pemeriksaan karakteristik, analisis makroskopik dan mikroskopik, skrining fitokimia, serta penetapan kadar flavonoid total. Hasil analisis fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol kulit kayu raru mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Uji karakterisasi menunjukkan bahwa seluruh parameter yang dianalisis memenuhi persyaratan standar. Penetapan kadar flavonoid dilakukan berdasarkan panjang gelombang maksimum kuersetin dengan metode spektrofotometri UV-Vis pada berbagai konsentrasi pelarut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar flavonoid total pada pelarut dengan konsentrasi 96% adalah 1,625 ± 0,153 mgQE/g, pada konsentrasi 70% sebesar 1,318 ± 0,003 mgQE/g, dan pada konsentrasi 50% sebesar 1,146 ± 0,006 mgQE/g.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/724 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Kartika Zsaskia Nasution , Anny Sartika Daulay, Ridwanto, Haris Munandar Nasution; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 1 (2025); 437-449; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 1 (2025); 437-449; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i1
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1022

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang