UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Protein content of soybean tempeh in different primary packaging materials and storage parameters / Kandungan protein tempe kedelai yang berbeda bahan pengemas primer dan parameter penyimpanan

Pujiastuti, Nurkholifah dan Santoso, Broto (2025) Protein content of soybean tempeh in different primary packaging materials and storage parameters / Kandungan protein tempe kedelai yang berbeda bahan pengemas primer dan parameter penyimpanan. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 76-86.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Soybean tempeh products are in great demand by most Indonesian people. The most of producers use plastic as packaging material, but some of them use natural materials such as banana leaves and teak. Soybean tempeh packaged with leaves is more popular with the public than plastic because it has a distinctive aroma and a savory taste. This study aims to determine the differences in protein content in soybean tempeh with different primary packaging materials with raw soybeans as a comparison. The three tempeh packages were produced using raw soybeans and under the same conditions. The protein content of the samples was determined by the Lowry reaction at a wavelength of 748.5 nm. This method has been determined for its validity through repeatability, linearity, and accuracy tests. Together with raw soybeans, samples that had been stored in the freezer were measured for their protein content at two different times. The Lowry method used is valid because all parameters have met the acceptance requirements where r2 linearity = 0.9954-0.9972 (> 0.9950); %RSD repeatability = 0.291-0.768 (<2%); and %recovery accuracy = 98.769-101.118% (80-120%). The average results of the protein content of raw soybeans, plastic-packaged soybean tempeh, banana leaves, and teak leaves on the 11th day were 5.531-7.967% while on the 35th day it was 5.881-7.972%. The results of the One-Way ANOVA statistical test with sig = 0.0001 (p <0.05) so it can be said that there is a significant difference between soybean tempeh with different primary packaging materials.

Produk tempe kedelai digemari masyarakat Indonesia. Produk ini didapati dominan dengan pembungkus plastik, namun masih ditemukan dengan pembungkus daun seperti daun pisang atau daun jati. Tempe dengan kedua bungkus daun lebih disukai karena aromanya yang khas dengan rasanya yang lebih gurih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan protein pada tempe kedelai yang berbeda bahan pengemas primer dengan kedelai mentah sebagai pembanding. Ketiga tempe kemasan tersebut diproduksi menggunakan kedelai mentah dan dalam kondisi yang sama. Kandungan protein sampel telah ditetapkan secara reaksi Lowry pada panjang gelombang 748,5 nm. Metode ini telah dilakukan penentuan validitasnya melalui uji keberulangan, linieritas, dan akurasi. Bersama dengan kedelai mentah, sampel yang telah disimpan di dalam freezer telah diukur kandungan proteinnya di dua waktu yang berbeda. Metode Lowry yang digunakan sudah valid karena semua parameter sudah memenuhi syarat keberterimaan dimana r2 linieritas = 0,9954-0,9972 (tidak kurang dari 0,980); %RSD keberulangan = 0,291-0,768 (tidak lebih dari 2%); dan persen perolehan kembali = 98,77-101,12% (80-120%). Hasil rata-rata kadar protein kedelai mentah, tempe kedelai kemasan plastik, daun pisang, dan daun jati pada hari ke-11 yaitu 5,531-7,967% sedangkan hari ke-35 yaitu 5,881-7,972%. Hasil uji statistika One-Way ANOVA dengan hasil sig = 0,000 (p<0,05) sehingga dapat dikatakan adanya perbedaan yang signifikan antara tempe kedelai yang berbeda bahan pengemas primer.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/718 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Nurkholifah Pujiastuti, Broto Santoso; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 1 (2025); 76-86; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 1 (2025); 76-86; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i1
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1019

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang