Nur, Hijrotun dan Dalimunthe, Gabena Indrayani dan Rani, Zulmai dan Yuniarti, Rafita (2024) Formulasi sediaan nanokrim pemutih kombinasi pati bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) dan pati air beras (Oryza sativa L.) / Formulation of nanocream whitening preparation from a combination of yam starch (Pachyrhizus erosus L.) and rice starch (Oryza sativa L.). Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 747-766.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Whitening cosmetics have become a popular choice in modern society, with the perception that beauty is associated with white skin. The high market demand is an opportunity for cosmetic business actors but it also increases the risk of illegal cosmetic production containing hazardous materials such as hydroquinone. One of the cosmetic ingredients that is often found in whitening creams containing hydroquinone, which is effective in removing dark spots, has the risk of serious side effects. Therefore, it is advisable to find a safe, natural alternative for long-term skin whitening. Jicama starch and rice water starch are natural choices for whitening cosmetics. Nanoparticle-based cosmetics are superior to micro-scale cosmetics. The objective of the research was to determine whether a combination of jicama starch and rice water starch whitening cream can meet the characteristic requirements of a nano cream, to determine all concentrations of jicama starch and rice water starch whitening nano cream that meet the physical quality requirements and to determine all concentrations of jicama starch and rice water starch whitening nano cream have different effectiveness. This research method was True Experimental with Post Test Only Control Group Design research design. The independent variables are variations in the concentration of yam starch and rice water starch. The dependent variables were sample characteristics, characteristics of the whitening nano cream formulation and nano cream effectiveness test. The results showed that yam starch and rice water starch had effectiveness as whitener with a concentration of f3 (5:5) water content of 55.67%, sebum of 16% and pigment of 15.67%. The whitening cream met the characteristics of a nano cream with particle sizes of f0: 134.04, f1: 1849.20, f2: 147.64 and f3: 188.14 nm. Yam starch and rice water starch in the preparation of the whitening nano cream meet the physical quality requirements.
Kosmetik pemutih, telah menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat modern, adanya persepsi yang mengaitkan kecantikan dengan kulit putih. Tingginya permintaan pasar menjadi peluang bagi pelaku usaha kosmetik, namun juga meningkatkan risiko produksi kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya seperti hidrokuinon. Salah satu bahan kosmetik yang sering dijumpai krim pemutih yang mengandung hidrokuinon, efektif dalam menghilangkan bercak hitam, memiliki risiko efek samping serius. Oleh karena itu, disarankan untuk mencari alternatif alami yang aman untuk pemutih kulit dalam jangka panjang. Pati bengkoang dan pati air beras menjadi pilihan alami dalam kosmetik pemutih. Kosmetik berbasis nanopartikel unggul dibandingkan kosmetik skala mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui krim pemutih kombinasi pati bengkoang dan pati air beras dapat memenuhi persyaratan karakteristik sebagai nanokrim, mengetahui semua konsentrasi nano krim pemutih kombinasi pati bengkoang dan pati air beras yang memenuhi syarat mutu fisik dan mengetahui semua konsentrasi nano krim pemutih kombinasi pati bengkoang dan pati air beras memiliki keefektifan yang berbeda. Metode penelitian ini adalah True Eksperimental dengan rancangan penelitian Post Test Only Control Group Design. Variabel bebas yaitu variasi konsentrasi pati bengkoang dan pati air beras. Variabel terikat yaitu karakteristik sampel, karakteristik formulasi nano krim pemutih dan uji efektivitas nanokrim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pati bengkoang dan pati air beras memiliki efektifitas sebagai pemutih dengan konsentrasi f3 (5:5) kadar air 55,67%, sebum 16% dan pigment 15,67%. Krim pemutih memenuhi karakteristik sebagai nanokrim dengan ukuran partikel f0: 134,04, f1: 1849,20, f2:147,64 dan f3:188,14 nm. Pati bengkoang dan pati air beras dalam sediaan nanokrim pemutih memenuhi persyaratan mutu fisik.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/698 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2024 Hijrotun Nur, Gabena Indrayani Dalimunthe, Zulmai Rani, Rafita Yuniarti; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 7 Nomor 4 (2024); 747-766; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 7 Nomor 4 (2024); 747-766; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v7i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1017 |

