Srimaryanto, Leonardo Reza dan Hidajati, Nove dan Triakoso, Nusdianto dan Herupradoto, Eduardus Bimo Aksono dan Lazuardi, Mochamad dan Setiawan, Boedi (2025) Assessment of collagen density in second-degree burns of white rats (Rattus norvegicus) treated with melinjo leaf (Gnetum gnemon L.) extract cream / Penilaian densitas kolagen pada luka bakar derajat II tikus putih (Rattus norvegicus) yang diterapi dengan krim ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon L.). Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 196-203.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Second-degree burns are complex traumatic conditions requiring optimal tissue healing interventions. This experimental study investigated the impact of Gnetum gnemon L. leaf extract cream on collagen density in burn wounds. The research was conducted using 20 male Wistar rats (Rattus norvegicus), divided into five groups: negative control, positive control (silver sulfadiazine), and three treatment groups with varying leaf extract concentrations (2.5%, 5%, and 10%). Burn induction was performed on the right gluteal area using a thermostat at 85°C for 5 seconds. Collagen density was evaluated through histopathological analysis using ImageJ with density scores ranging from 0 to 4. Research results demonstrated significant collagen density increases in treatment groups, with the 10% concentration displaying the highest density (score +4). Significant differences between groups were confirmed by statistical analysis (p<0.05). Findings indicate the potential of Gnetum gnemon L. extract as an alternative therapy for improving burn wound healing through collagen density optimization.
Luka bakar derajat dua adalah kondisi traumatis kompleks yang membutuhkan intervensi optimal untuk penyembuhan jaringan. Tujuan penelitian eksperimental ini adalah untuk mempelajari bagaimana krim ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon L.) mempengaruhi densitas densitas kolagen pada luka bakar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 20 ekor tikus putih jantan (Rattus norvegicus) dari strain Wistar, dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif, kontrol positif (silver sulfadiazine), dan tiga kelompok perlakuan dengan konsentrasi ekstrak daun melinjo yang bervariasi antara 2,5%, 5%, dan 10% . Induksi luka bakar dilakukan di area gluteus kanan tikus dengan termostat pada suhu 85°C selama 5 detik. Evaluasi densitas kolagen dilakukan melalui analisis histopatologis menggunakan ImageJ dengan skor densitas dari 0 hingga 4. Hasilnya menunjukkan peningkatan densitas kolagen yang signifikan pada kelompok perlakuan, dengan konsentrasi 10% menunjukkan kepadatan tertinggi (skor +4). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antar kelompok tersebut (p<0,05). Temuan menunjukkan potensi ekstrak daun melinjo sebagai terapi alternatif dalam meningkatkan proses penyembuhan luka bakar melalui optimalisasi densitas kolagen.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/680 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Leonardo Reza Srimaryanto, Nove Hidajati , Nusdianto Triakoso , Eduardus Bimo Aksono Herupradoto, Mochamad Lazuardi, Boedi Setiawan; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 1 (2025); 196-203; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 1 (2025); 196-203; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i1 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1005 |

