Pratama, Danawan Heru (2024) Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Mangkokan (Polyscias scutellaria (Burm.f.) Fosberg) dengan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (1MB) | Pratinjau
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (208kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (472kB) | Minta salinannya
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (465kB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (350kB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (197kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (335kB) | Pratinjau
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (2MB) | Minta salinannya
Abstrak
Kerusakan pada sel dan jaringan yang merupakan penyebab utama sebagian besar penyakit disebabkan oleh senyawa kimia yang sangat aktif dan berbahaya yang dikenal sebagai radikal bebas (oksidan). Sebagai solusi untuk mengatasi risiko radikal bebas, diperlukan penggunaan antioksidan. Salah satu contoh tumbuhan yang kaya akan antioksidan dan telah diselidiki adalah daun mangkokan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antioksidan dan kandungan senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etanol daun mangkokan dengan variasi konsentrasi pelarut.
Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental memakai bahan uji
daun mangkokan (Polyscias scutellaria (Burm.f.) Fosberg). Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan 3 variasi pelarut, yakni etanol 96%, etanol 70% dan etanol 50%. Analisis senyawa metabolit sekunder menggunakan metode skrining fitokimia. Adapun pemeriksaan aktivitas antioksidan, meliputi pembuatan larutan baku induk DPPH, penentuan panjang gelombang maksimum DPPH, pengukuran operating time, pengukuran absorbansi DPPH dengan ekstrak etanol daun mangkokan dan penentuan nilai IC50.
Hasil maserasi dengan menggunakan masing-masing pelarut yakni etanol
96%, etanol 70% dan etanol 50% secara berturut-turut ialah 44,62 g, 7,49 g dan 5,56 g. Hasil skrining fitokimia mengandung senyawa kimia yaitu flavonoid, terpenoid, saponin, tanin dan glikosida. Aktivitas antioksidan ditunjukan dengan IC50 ekstrak etanol daun mangkokan 96%, 70% dan 50% dengan total IC50 berturut-turut 18,39 ppm (sangat kuat); 34,81 ppm (sangat kuat) dan 58,88 ppm (kuat). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun mangkokan 96% memiliki hasil ekstraksi dan aktivitas antioksidan yang paling optimal dibandingkan dengan yang lainnya.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | Daun Mangkokan (Polyscias scutellaria (Burm.f.) Fosberg), Ekstrak Etanol, Skrining Fitokimia, Aktivitas Antioksidan |
| Subjek: | R Kedokteran > RS Farmasi dan Materia Medika |
| Divisi: | Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 14 Juli 2026 08:44 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 14 Juli 2026 08:44 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/480 |

