Silaban, Jualprin (2024) Analisa Mekanisme Kerja Peralatan Mesin Diesel Daya 172,5 HP dan Putaran 2100 RPM untuk Penggerak Excavator. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (675kB) | Pratinjau
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (207kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (555kB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (755kB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (223kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (187kB) | Pratinjau
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (1MB) | Minta salinannya
Abstrak
Mesin diesel adalah sejenis pembakaran dalam yang digunakan sebagai penggerak utama, dalam hal ini mesin diesel tersebut di pakai untuk menggerakan sebuah excavator yang dipergunakan untuk mengorek tanah. Mesin diesel yang dipakai adalah jenis motor bakar 4 langkah dimana sistim kerjanya dua kali putaran poros engkol atau piston naik turun sebanyak 2 kali terjadi 1 kali usaha. Tujuan dari pada judul skripsi ini adalah untuk membahas tentang cara kerja mekanisme peralatan dari komponen-komponen mesin diesel tersebut yang mana setelah mesin bekerja dengan kurun waktu tertentu maka hendaklah mesin dapat diperiksa dari kemungkinan-kemungkinan kerusakan yang akan mengakibatkan fatal terhadap unjuk kerja mesin secara mekanis. Bagian-bagian terpenting dari komponen mesin diesel yang harus diperiksa tersebut adalah Piston, Silinder Liner, Perbandingan Kompresi, Ring Piston dan Poros Cam.Dimana ukuran diameter piston adalah 104,70 mm dan langkah piston 125 mm dan jumlah silinder ada 6 buah, maka luas penampang torak A= Pi/4 x (10,47)2 = 86,05 cm2, untuk volume langkah silinder adalah V = 0,785 x (1.047)2 x 1,25 = 1,075 dm3 jadi volume keseluruhannya untuk 6 silinder 1,075 x 6 =6,45 dm3 sedang perbandingan kompressi adalah volume langkah ditambah volume ruang bakar dibagi volume ruang bakar yaitu 18:1. Hasil
analisa bahwa piston sesudah dipakai akan menyusut lebih kecil dari sebelum
pemakaian maka piston wajib di ganti semuanya.Untuk silinder liner sesudah
pemakaian diperoleh lubang silinder lebih besar dari sebelum pemakaian wajib
diganti semuanya.Untuk perbandingan kompressi bahwa silinder 3,4,5 dan 6 angka perbandingannya lebih besar dari standart 18 pantas piston diganti. Untuk ring piston semua ke 6 silinder sesudah pemakaian dalam keadaan aus wajib diganti.Untuk poros cam sesudah pemakaian mendapatkan keausan wajib diganti.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | Motor Bakar 4 Langkah, Penggerak Excavator, Analisa Peralatan Mesin Diesel, Sebelum Dan Sesudah Pemakaian,Pembahasan, Hasil |
| Subjek: | T Teknologi > TJ Teknik Mesin dan Permesinan |
| Divisi: | Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Mesin |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 24 Oktober 2025 03:52 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 24 Oktober 2025 03:52 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/435 |

