UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Analisis Kadar Kafein Biji Kopi Arabika dengan Variasi Tempeartur Sangrai Yang Tumbuh di Desa Aek Sabaon Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan

Hasibuan, Mey Linda (2022) Analisis Kadar Kafein Biji Kopi Arabika dengan Variasi Tempeartur Sangrai Yang Tumbuh di Desa Aek Sabaon Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.

[thumbnail of COVER.pdf]
Pratinjau
Teks
COVER.pdf

Unduh (1MB) | Pratinjau
[thumbnail of BAB I.pdf] Teks
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (704kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Teks
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (920kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Teks
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (905kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Teks
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Teks
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (691kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Pratinjau
Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Unduh (853kB) | Pratinjau
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Teks
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (2MB)

Abstrak

Penyangraian dapat merubah sifat fisik maupun sifat kimia biji kopi seperti komposisi senyawa kimia yang terkandung di dalamnya yaitu senyawa kafein. Kafein merupakan salah satu senyawa yang terkandung dalam biji kopi. Perlu dilakukan analisis perbedaan profil sangrai dalam proses penyangraian biji kopi untuk mengetahui jika ada perbedaan kadar kafein pada kopi berdasarkan variasi temperatur sangrai.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan kafein dalam kopi arabika yang tumbuh di Desa Aek Sabaon Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan dengan variasi temperatur sangrai. Metode penyangraian dilakukan secara modern dengan menggunakan alat roasting kopi yang dilengkapi dengan termometer. Metode ekstraksi yang digunakan adalah ekstraksi cair-cair dengan menggunakan kloroform sebagai pelarutnya. Penentuan kadar kafein pada kopi arabika dengan variasi temperatur sangrai dilakukan dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Visible dengan menggunakan HCl 0.1 N sebagai pelarut.
Hasil penelitian menunjukkan kandungan kafein pada sampel kopi arabika dengan variasi temperatur sangrai dengan suhu 180°C, 200°C dan 210°C secara berurutan; 11,23%; 11,30%; 13,92 %. Uji secara statistika menggunakan ANOVA menunjukkan perbedaan terhadap kadar kafein dalam variasi temperatur sangrai yang tidak terlalu signifikan karena signifikansi p > 0,05 dan pada Uji T memenuhi persyaratan nilai signifikansi p < 0,05 sehingga menunjukkan variabel bebas berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat.

Jenis koleksi: Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir)
Kata Kunci Tidak Terkendali: Kopi, Kafein, Suhu, Penyangraian, Spektrofotometri UV- Vis
Subjek: R Kedokteran > RS Farmasi dan Materia Medika
Divisi: Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 17 Juli 2024 04:00
Terakhir Dimodifikasi: 17 Juli 2024 04:00
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/173

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang