Sipayung, Jesika Rosmariani (2025) Uji Aktivitas Sitotoksik dari Ekstrak N-Heksan, Etil Asetat, danEtanol Bunga Waru (Hibiscus tiliaceus (L.) Fryxell)) Terhadap Sel Kanker Paru-Paru A549 dengan Metode MTT Assay). Other thesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (274kB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (701kB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (428kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (394kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (286kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Kanker paru-paru adalah kondisi yang ditandai pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali pada jaringan paru-paru, yang dapat menyerang jaringan sekitarnya dan menyebar ke organ lain. Salah satu pengobatan yang umum digunakan untuk kanker paru-paru adalah kemoterapi dengan doxorubicin. Namun pengobatan ini menimbulkan banyak efek samping sehingga mendorong pengembangan alternatif dari tanaman obat sebagai terapi antikanker. Kandungan bunga waru (Hibiscus tiliaceus (L.) Fryxell) seperti alkaloid, flavonoid, tanin, steroid, dan triterpenoid mampu menghambat proliferasi sel kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak bunga waru bunga waru (Hibiscus tiliaceus (L.) Fryxell) sel kanker paru-paru A549 dengan metode MTT assay (3-(4,5-dimethylthiazol-2-yl)-2.5-diphenyltetrazolium bromide) berdasarkan nilai IC50.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental menggunakan bunga waru (Hibiscus tiliaceus (L.) Fryxell) yang diidentifikasi, kemudian dilakukan pengumpulan dan pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi dengan menggunakan tiga variasi pelarut yaitu n-heksan, etil asetat dan etanol, kemudian dilakukan pengujian sitotoksik terhadap Sel kanker paru-paru A549. Konsentrasi sampel uji yang digunakan 1000; 500; 250; 125; 62,5; dan 31,25 µg/mL, serta menggunakan doxorubicin sebagai kontrol positif. Aktivitas sel dapat dilihat dari sel hidup berdasarkan nilai absorbansi yang diukur menggunakan ELISA reader pada Panjang gelombang 595 nm. Data absorbansi sel dikonversi menjadi persentase penghambatan sel dan dianalisis menggunakan persamaan garis regresi untuk mendapatkan nilai IC50.
Hasil penelitian didapatkan nilai IC50 ekstrak n-heksan, etil asetat dan etanol bunga waru (Hibiscus tiliaceus (L.) Fryxell) secara berturut-turut 31,8742
µg/ml, 57,1626 µg/ml dan 61,7259 µg/ml yang termasuk kategori cukup aktif.
Doxorubicin sebagai kontrol positif diperoleh nilai IC50 sebesar 0,0374 µg/ml
yang termasuk dalam kategori sangat aktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak n-heksan etil asetat dan etanol bunga waru (Hibiscus tiliaceus (L.) Fryxell) memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker paru-paru A549.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sitotoksik, Bunga Waru (Hibiscus tiliaceus (L.) Fryxell)), IC50, MTT Assay, Sel Kanker Paru A549 |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with email yola@utnd.ac.id |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:34 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:34 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/494 |
