UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Pengembangan Edible film dari Gelatin Kepala Ikan Kurisi (Namipterus japonicus) dengan Teknik Ekstrasi Asam

Syakila, Putri Febrianti (2024) Pengembangan Edible film dari Gelatin Kepala Ikan Kurisi (Namipterus japonicus) dengan Teknik Ekstrasi Asam. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.

[thumbnail of COVER.pdf]
Pratinjau
Teks
COVER.pdf

Unduh (1MB) | Pratinjau
[thumbnail of BAB I.pdf] Teks
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (17kB) | Minta salinannya
[thumbnail of BAB II.pdf] Teks
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (233kB) | Minta salinannya
[thumbnail of BAB III.pdf] Teks
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (246kB) | Minta salinannya
[thumbnail of BAB IV.pdf] Teks
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (397kB) | Minta salinannya
[thumbnail of BAB V.pdf] Teks
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (6kB) | Minta salinannya
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Pratinjau
Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Unduh (258kB) | Pratinjau
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Teks
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (1MB) | Minta salinannya

Abstrak

Ikan kurisi (Nemipterus japonicus) dikenal dengan cita rasa enaknya,
menghasilkan limbah terutama dari kepala yang kaya akan gelatin. Gelatin ini diekstraksi menggunakan metode asam untuk membuat Edible film. Edible film merupakan sediaan ramah lingkungan yang populer karena kenyamanan dan fleksibilitasnya. Proses ini tidak hanya mengurangi limbah ikan tetapi juga memanfaatkan potensi gelatin yang sebelumnya terbuang sia-sia. Tujuan penelitian ini adalah membuat Edible film dari gelatin kepala ikan kurisi (Nemipterus japonicus).
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Dengan mengumpulkan kepala ikan kurisi, kemudian diekstraksi menggunakan HCl 5% untuk memperoleh gelatin, kemudian di formulasikan ke dalam Edible film. Gelatin dan Edible film yang diperoleh, dilakukan uji evaluasi. Uji evaluasi gelatin meliputi uji organoleptik, uji pH, uji viskositas dan uji titik leleh. Uji evaluasi Edible film meliputi uji kelarutan, uji daya serap air, uji kadar air, uji ketebalan dan uji kadar abu. Setelah itu dilakukan uji FTIR pada gelatin dan Edible film yang telah dibuat. Gelatin komersial dan Edible film dari gelatin komersial digunakan dalam penelitian ini sebagai pembanding.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gelatin kepala ikan kurisi yang
diperoleh memiliki rasa manis serta sedikit asam, berwarna coklat serta halus, sedangkan gelatin komersial memiliki rasa manis, berwarna transparan serta bertekstur halus. Gelatin kepala ikan kurisi memiliki pH 5,28, nilai viskositas 60 mPa.s, nilai titik leleh <35ºC, sedangkan gelatin komersial memiliki pH 6,35, nilai viskositas 60 mPa.s, nilai titik leleh <35ºC. Adapun hasil pengujian terhadap Edible film dari gelatin ikan kurisi yaitu nilai kelarutan 94,19%, nilai daya serap
air 12,04 %, nilai kadar air 11,47 %, nilai ketebalan 0,20 mm per lembar, nilai kadar abu 0,4578%, sedangkan Edible film dari gelatin komersial memiliki nilai kelarutan 93,07%, nilai daya serap air 26,78%, nilai kadar air 10,92%, nilai ketebalan 0,11 mm per lembar dan nilai kadar abu 0,2%. Bilangan gelombang dari gelatin kepala ikan kurisi, gelatin komersial, Edible film dari gelatin kepala ikan
kurisi dan Edible film dari gelatin komersial terbaca pada area sidik jari yaitu 500 cm-1 – 1500 cm-1.

Jenis koleksi: Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir)
Kata Kunci Tidak Terkendali: Ikan kurisi, Edible film, Gelatin, Metode Asam
Subjek: R Kedokteran > RS Farmasi dan Materia Medika
Divisi: Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 07 November 2025 08:40
Terakhir Dimodifikasi: 07 November 2025 08:40
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/462

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang