Waruwu, Aurelia Siska Yanti (2023) Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Wilayah Pada Daerah Tertinggal Di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2012-2021. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (3MB) | Pratinjau
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (114kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (1MB) | Minta salinannya
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (1MB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (1MB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (71kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (107kB) | Pratinjau
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (141kB) | Minta salinannya
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengetahui mengetahui model penentuan daerah tertinggal berdasarkan Perpres nomor 63 tahun 2020 dan Permendes PDTT nomor 20 tahun 2020 tentang penetapan empat daerah tertinggal di Provinsi Sumatera Utara tahun 2020-2024 dengan menganalisa ketimpangan pendapatan antar daerah dengan Indeks Williamson dan menganalisa faktor-faktor yang dapat menjelaskan penyebab keempat kabupaten adalah daerah tertinggal yang memerlukan pernanganan khusus oleh pemerintah pusat.dengan menggunakan Analisa Tipologi Klassen dengan menggunakan data Laju Pertumbuhan Ekonomi pada aksis hori-zontal dan PDRB per Kapita serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada ak-sis vertikal yang tersedia pada BPS.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa analisa ketimpangan Indeks Wil-liamson belum dapat menggambarkan adanya ketimpangan pendapatan antar dae-rah yang menjadi faktor penyebab keempat kabupaten menjadi daerah tertinggal, hal ini dinyatakan dengan nilai Indeks Williamson ke 33 kabupaten kota di provin-si Sumatera Utara berada pada level ketimpangan yang renda (IW < 0,35). Ber-beda dengan Analisis Tipologi Klassen, dengan Laju pertumbuhan Ekonomi pada aksis horizontal dan PDRB per Kapita dan IPM pada aksis vertikal keduanya menempatkan keempat kabupaten yang ditetapkan sebagai daerah tertinggal menempatkan kabupaten Nias, kabupaten Nias Selatan, kabupaten Nias Utara dan kabupaten Nias Barat bersama beberapa kabupaten kota lainnya pada kuadran IV sehingga penetapan keempat kabupaten sebagai Daerah Tertinggal dan secara khu-sus sangat pantas untuk ditangani secara khusus oleh pemerintah pusat.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | Laju Pertumbuhan Ekonomi, PDRB per Kapita, IPM, Daerah Tertinggal |
| Subjek: | H Ilmu Sosial > HB Teori Ekonomi |
| Divisi: | Fakultas Bisnis dan Humaniora > Ekonomi Pembangunan |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 04 September 2025 05:05 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 04 September 2025 05:05 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/383 |

